Wujudkan Masyarakat Kota Pariaman Punya Jamban Sendiri: Genius Ingin Gaet Program Kementerian PUPR

Metro- 15-05-2023 17:05
Wali Kota Pariaman, Genius Umar terlihat diskusi dengan masyarakat yang akan menerima bantuan program pembuatan jamban dari Kementerian PUPD, di Pariaman, Senin siang (15/5). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman, Genius Umar terlihat diskusi dengan masyarakat yang akan menerima bantuan program pembuatan jamban dari Kementerian PUPD, di Pariaman, Senin siang (15/5). (Dok : Istimewa)

Pariaman, Arunala.com - Pemko Pariaman berniat menggaet dana hibah dari Kementerian PUPR untuk program pembangunan tangki septik individual dan jamban program hibah Air Limbah Setempat (ASL) di tahun 2023 ini.

Keinginan pemko itu diutarakan Wali Kota Pariaman, Genius Umar pada masyarakat yang ikut dalam sosialisasi pembangunan tangki septik individual dan jamban program hibah Air Limbah Setempat (ASL), untuk 1.000 rumah, di Balairung rumah dinas wali kota, Senin (15/5).

Upaya yang dilakukan Genius Umar untuk mendapatkan program dari Kemeterian PUPR ini, agar tidak ada lagi masyarakat Kota Pariaman yang tak mempunyai jamban di rumahnya.

Hal ini disampaikan Genius Umar ketika memberikan sambutan pada sosialisasi pembangunan tangki septik individual dan jamban program hibah Air Limbah Setempat (ASL), untuk 1.000 rumah, yang ada di kota ini.

"Program hibah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan dengan penyediaan prasarana bidang air limbah berupa tangki septik yang sesuai dengan persyaratan teknis untuk mendukung Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT), yang merupakan program dari pemerintah pusat," ujarnya.

Genius juga mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upaya dari pemerintah pusat untuk mendorong pemerintah daerah, agar meningkatkan investasinya dalam penyediaan prasarana air limbah, sehingga terjadi peningkatan layanan terhadap masyarakat yang mendapatkan akses sistem pengelolaan air limbah, ucapnya.

"Untuk mendapatkan dana hibah yang berasal dari program hibah ALS ini, pemerintah daerah disyaratkan melakukan investasi lebih dulu sampai penerima manfaat memperoleh pelayanan air limbah dengan menggunakan dana APBD, untuk membangun tangki septik. Selanjutnya berdasarkan hasil penilaian kinerja (verifikasi), kemudia pusat akan mencairkan dana hibah ini kepada pemerintah daerah," tukasnya.

Pada kesempatan ini, Genius juga melakukan diskusi dengan calon penerima manfaat program Hibah ASL ini, yang berasal dari masyarakat kurang mampu, dimana untuk pagi hari terdiri dari 26 Desa dan Kelurahan yang berasal dari Kecamatan Pariaman Tengah, dan Kecamatan Pariaman Selatan, dan siangnya calon penerima manfaat dari 15 desa di Kecamatan Pariaman Utaranext

Komentar