.
Dia mengaku tidak akan membuang waktu selama berada di tanah suci, baik di Makkah maupun Madinah.
Pasalnya, kedua tanah haram itu sangat mustajab doa dan siapapun yang beribadah akan dilipatgandakan pahalanya.
"Saya berharap dapat melaksanakan rangkaian proses ibadah haji dengan baik dan meraih haji yang mabrur. Mengingat, salah tujuannya untuk mendoakan ibu dan ayah yang telah wafat. Mudah-mudahan bisa mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya," harap Naufal.
Sebagaimana diketahui, Keputusan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 130 Tahun 2020 tentang Pelimpahan Nomor Porsi Jamaah Haji Meninggal Dunia atau Sakit Permanen.
Dimana calon jamaah haji bisa diganti dengan anggota keluarga lain karena jamaah wafat atau lainnya. (*)


Komentar