Payakumbuh, Arunala.com - PT Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Sumbar lakukan pemantauan penyaluran gas elpiji 3 kilogram (kg) di tiga daerah di Sumbar, yakni Kabupaten Tanahdatar, Kota Payakumbuh, serta Kabupaten Limapuluh Kota.
Pemantauan penyaluran gas 3 kg yang berlangsung mulai Sabtu (10/6) hingga Selasa (13/6) itu, pihak Pertamina dan Hiswana Migas menggandeng pemkab dan pemko setempat.
"Pemantauan penyaluran gas elpiji 3 kg yang kami lakukan bersama pemda setempat untuk memastikan distribusi gas ini tepat sasaran, sekaligus merespons isu adanya kelangkaan gas 3 kg di tiga daerah tersebut," tim Hiswana Migas Sumbar, Ujang Kencana kepada media, Sabtu (10/6).
Dia menyebutkan, dari hasil pantau sementara di beberapa titik penyaluran, menunjukkan pasokan gas dari agen ke pangkalan tidak ada masalah, dan masyarakat juga mengakui saat ini tidak sulit mendapatkan gas elpiji 3 kg ini.
Apa yang disampaikan Ujang ini bisa dilihat dari operasi pasar yang dilakukan PT Abinaya Sukma Persada, salah satu agen gas elpiji di Kota Payakumbuh, pada pangkalan Kurnia Sari Devita, Payolansek yang mengakomodir 280 tabung gas, dan masyarakat tampak antusias karena bisa mendapatkan tabung gas dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp17.000.
Pemilik agen PT Abinaya Sukma Persada, Bayu Vesky mengaku, kondisi pasokan tabung gas elpiji 3 kg stabil dan kondusif, terbukti dari beberapa operasi pasar yang dilakukan oleh enam agen di Kota Payakumbuh dan enam agen di Kabupaten Limapuluh Kota, berlangsung lancar dan tidak ada penumpukan antrian masyarakat.
"Ini membuktikan masyarakat di kota Payakumbuh masih bisa mendapatkan gas LPG 3 Kg dengan mudah, tidak benar ada isu kelangkaan gas LPG 3 Kg disini," ujar Bayu.


Komentar