Padang, Arunala.com - KegiatanLatihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLIII/2023 di Sumbar, resmi ditutup Gubernur Mahyeldi Ansyarullah di halaman Istana Gubernur, Minggu (11/6).
Hadir juga dalam penutupan itu, Danjen Akademi TNI, Letnan Jenderal TNI Teguh Arief Indratmoko, dan undangan lainnya.
Saat penutupan itu, Mahyeldi. menyebutkan, para peserta Latsitardanus memiliki nilai positif selama 26 hari berada di Sumbar.
"Banyak hal yang dilakukan para peserta selama berada di ranah Minang ini. Berbagai kegiatan telah dilakukan mulai dari kegiatan fisik seperti bedah rumah, pengecoran jalan. Kegiatan non fisik yakni melakukan sosialisasi tata cara mendaftar menjadi Akpol, Akmil, STPDN," kata Mahyeldi.
Selain itu, sebut Mahyeldi, kehadiran para peserta Latsitardanus mampu memberikan motivasi pada pemuda di Sumbar.
Ia menambahkan, sudah meminta berbagai instansi terkait di Sumbar agar ikut terlibat dalam kegiatan Latsitardanus itu secara semaksimal
"Berkat sinergi TNI dan Polri, dan instasi lainya, amanah ini dapat ditunaikan dengan baik," ujarnya.
Sementara Danjen Akademi TNI, Letnan Jenderal (Letjen) Teguh Arief Indratmoko menyebutkan banyak keuntungan didapat para taruna selama 26 hari di Sumbar
Kehadiran para peserta di Sumbar dapat menciptakan integrasi hubungan emosional antara warga dengan para taruna/taruni Akpol, Akmil, STPDN, Sekolah Sandi Negara selama kegiatan.
"Para peserta terlibat langsung dan berbaur dengan masyarakat di lima daerah di Sumbar," tutur dia.
Dia melanjutkan, ini kesempatan bagi para taruna melakukan sosialisasi dengan masyarakat, selama 4 tahun ini berada di lingkungan pendidikan.
"Disamping itu para taruna dapat mengetahui adat istiadat Minang," pungkas Letjen TNI Teguh Arief Indratmoko. (drz)


Komentar