.
"Dengan kelengkapan fasilitas itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk berobat di sini. Termasuk mendonorkan darah maupun menggunakan darah dari Bank Darah," ucapnya
Ia mengatakan, untuk saat ini Bank Darah diprioritaskan untuk pasien Rumah Sakit Unand terlebih dahulu. "Pasien dari luar RS Unand juga bisa, tergantung nanti koordinasi dengan PMI Padang," katanya.
Ia menambahkan, untuk pasien RS Unand yang membutuhkan darah, pihaknya kini tidak perlu lagi menjemput ke PMI Padang yang biasanya butuh waktu 30 menit.
"Bank Darah RS Unand terbuka 24 jam sehingga kegiatan donor atau pemenuhan kebutuhan darah bisa dilaksanakan setiap hari. Jadi siapa saja bisa mendonorkan darah di Bank Darah RS Unand setiap saat. Selain itu, keluarga pasien juga bisa mendapatkan darah di sini," jelas Yevri.
Kepala UTDC PMI Padang, Widyarman menyebutkan, kebutuhan darah di Padang mencapai 200 kantong per hari.
"Kebutuhan kita rata-rata 200 kantong per hari, namun yang terpenuhi hanya 80 persen. Artinya kita kekurangan 40 kantong per hari," jelas Widyarman.
Widyarman mengatakan untuk mengatasi kekurangan itu, pihaknya terpaksa meminta keluarga pasien untuk melakukan pendonoran agar stok darah tidak kosong. "Dengan kehadiran Bank Darah di Rumah Sakit Unand ini dapat membantu PMI dalam pemenuhan kebutuhan darah. Untuk itu dibutuhkan kolaborasi dan sinergisitas tentunya," harapnya. (ril)
Halaman 12


Komentar