Padangpariaman, Arunala.com - Hujan deras berdurasi lama selama dua hari belakangan telah merendam beberapa lokasi di Kabupaten Padangpariaman diterjang banjir. Tercatat daerah yang menderita karena banjir itu Tapakis, Ulakan Kampuang Galapuang.
"Saya perintahkan seluruh aparat terutama terkait kebencanaan menerapkan tindakan darurat, kuncinya selamatkan warga, kerahkan seluruh peralatan untuk selamatkan warga," ujar Bupatipadang Pariaman Suhatril Bur, Minggu (7/5).
Banjir akibat hujan sejak Sabtu hingga Minggu siang ini telah merendam belasan kampung dan jorong di kabupaten itu, dan pihak BPBD setempat dikerahkan seluruh perahu karet untuk melakukan tindakan darurat, terutama mengevakuasi warga.
"Semua aparatur dikerahkan pak bupati untuk melakukan tindakan kedaruratan kepada daerah yang terkena banjir, seperti Sandi Ulakan dan Kampuang Galapuang," ujar Kadis Kominfo Padangpariaman Zahirman Kadar.
Sampai siang ini kata Zahirman belum ada korban jiwa jatuh karena bencana ini.
Sementara sata dari Pusdalops BPBD Padangpariaman mencatat ada 10 kampung dan jorong dilanda banjir akibat hujan sejak Sabtu hingga hari Minggu ini.
"Personil masih siaga hingga kini, begitu juga peralatan untuk mengevakuasi warga," ujar Kalaksa BPBD Padangpariaman, Budi Mulya.
Banjir parah melanda Korong Sandi, Nagari Sandi Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih. Terendamnya 80 rumah warga, Surau, Kantor Nagari, dan Masjid Syech Burhanudin, dan Madrasyah Ibtidayah Swasta.
Banjir di Korong Rajang dan Korong Baruah, Nagari Kampuang Galapuang Ulakan, Kecamatan Ulakan, menyebabkan 60 rumah terendam.
"Meski tidak ada korban jiwa, warga terdampak telah diungsikan ke Surau Kalampaian, karena debit air mencapai ketinggian 150 cm," ujar Budi. (cpt/*)


Komentar