Padangpariaman, Arunala.com -- Seluruh OPD di jajaran Pemkab Padangpariaman, mendadak dipanggil Bupati Suhatri Bur untuk rapat koordinasi di ruang kerjanya di Kawasan IKK Parit Malintang, Senin (8/5).
Pemanggilan ini berhubungan dengan kejadian ambruknya Jembatan Kayu Gadang Lubuk Alung karena dampak bencana banjir pada Minggu malam (7/5) kemarin.
Rakor membahas langkah-langkah cepat penanggulangan bencana yang sedang dihadapi, yang berakibat kepada kerusakan beberapa lokasi dan infrastuktur yang ada di kabupaten itu.
Pada kesempatan itu, Bupati Suhatri Bur menginstruksikan langsung Kepala BPBD dan OPD terkait lainya menyiapkan perencanaan dan syarat pengusulan perbaikan jembatan yang rubuh.
Ia menyebutkan, melalui kontak langsung dengan Kepala BNPB via celuler, kerusakan Jembatan Kayu Gadang Lubuk Alung ini telah dilaporkan lengkap dengan dokumentasinya. Maka untuk menindaklanjuti hal tersebut, katanya, perlu cepat disusul dengan proposal dan dokumen pendukung lainnya.
"Tadi dalam rakor prioritas dibahas, Insya Allah dalam minggu ini bahan pengusulan perbaikan jembatan ini sudah sampai ke tangan Kepala BNPB," ungkapnya sesudah rakor itu.
Suhatri Bur menuturnya, berbagai kerusakan dibeberapa titik lokasi bencana kemarin itu selaku orang beragama harus ikhlas menerima. Baginya tidak patut saling menyalahkan atau mencari-cari siapa yang salah. Namun dia menyatakan, pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin untuk segera memperbaiki semua infrastruktur yang rusak.
"Upaya ini untuk masyarakat Padangpariaman. Dengan memperbaiki kerusakan tersebut akan dapat membantu warga kembali untuk beraktivitas. Namun tentu kita perlu bersabar, pemerintah daerah sedang berusaha mencari bantuan ke pusat. Mohon doa dari masyarakat agar berjalan lancar dan segala kerusakan dapat diperbaiki dalam waktu secepatnya," tandasnya.
Ikut hadir mendampingi Bupati Suhatri Bur saat memantau kondisi terkini Jembatan Kayu Gadang tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Rudy Repenaldi Rilis, Kepala Dinas PUPR El Abdes Marsyam, dan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfo, Heri Sugianto. (cpt/*)


Komentar