Padangpariaman, Arunala.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), secara virtual melakukan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) kepada Kabupaten Padangpariaman dalam penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2023. Berlangsung kemarin, Rabu (31/5) kemarin, bertempat di ruangan rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kantor Bupati di Kawasan IKK Parit Malintang.
Hadir langsung Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, Wakil Bupati Rahmang, Sekretaris kabupaten (Sekkab) Rudy Repenaldi Rilis dan unsur Forkopimda, serta Gugus Tugas KLA Tahun 2023 Pemkab Padangpariaman.
Tampak hadir juga Asisten, Staf Ahli Bupati, Inspektur dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, serta camat dan wali nagari se kabupaten itu.
Dalam paparannya, Bupati Suhatri Bur mengatakan, untuk menuju KLA ini, Padangpariaman memiliki lima klaster, yakni hak sipil dan kebebasan. Pada klaster ini berbagai inovasi dilahirkan oleh OPD. Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang telah menciptakan inovasi dengan nama Alpabeta (Anak Lahir Pulang Bersama Akta) yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat.
"Mitra kami adalah Kantor Kementerian Agama dalam mengatasi perkawinan dini dengan melakukan bimbingan perkawinan. Perkawinan dini akan menyebabkan banyak perceraian, kekerasan dan kematian ibu hamil. Oleh karena itu, terus dilakukan sosialisasi agar kaum muda mengerti akan pengaruh perkawinan dini," tuturnya.
Untuk klaster kedua tambahnya, lingkungan keluarga dan pengasuh alternatif yang diprakarsai oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menangani anak yang membutuhkan perlindungan khusus dengan melahirkan inovasi Lapau Emak (Layanan Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak) untuk mendapatkan kemudahan informasi tentang pengaduan kekerasan terhadap ibu dan anak.
"Pada klaster kedua ini kita juga bermitra dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan memberikan bantuan kepada rumah tidak layak huni sehingga dapat bersinergi antar lembaga yang menangani, terutama bagi perangkat daerah yang menjadi leading sektor," katanya laginext


Komentar