Seminar Nasional Program Nasional di RSUP M Djamil: Butuh Kolaborasi untuk Atasi Masalah Stunting

Metro- 17-07-2023 13:05
Foto bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Dirut RSUP Dr M Djamil Dr dr H Dovy Djanas SpOG KFM MARS, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr Lila Yanwar MARS dan narasumber. (Dok : Istimewa)
Foto bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Dirut RSUP Dr M Djamil Dr dr H Dovy Djanas SpOG KFM MARS, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr Lila Yanwar MARS dan narasumber. (Dok : Istimewa)

.

Dimana rumah sakit merupakan fasilitas kesehatan strategis dalam penanganan kasus rujukan, pengayoman medis, pelayanan metode KB yang tidak dapat dilakukan oleh fasilitas kesehatan lain di bawahnya.

Terutama untuk pelayanan KB pascamelahirkan.

Selain pelayanan KBRS, pelayanan Ponek 24 jam di rumah sakit turut berperan dalam menurunkan angka kematian ibu, angka kematian bayi dan angka stunting maupun wasting.

"Seminar nasional ini penting karena juga membahas skrining hipotiroid kongenital. Ternyata hipotiroid kongenital ini meningkat pada bayi-bayi baru lahir. Diperkirakan terjadi pada 1: 3.000 hingga 4.000 bayi yang lahir. Tentunya dengan kekurangan hormon tiroid ini akan berefek pada keterbelakangan mental," tuturnya.

Ia mengatakan skrining hipotiroid kongenital ini perlu disupport.

"Dengan dukungan gubernur, kepala dinas provinsi, kabupaten kota, bisa melakukan skrining terhadap bayi -bayi baru lahir. Sehingga kita bisa melakukan preventif terhadap akibat kekurangan hormon tiroid ini," tutur ayah dua anak ini.

Di sisi lain, Dovy juga menekankan pentingnya pusat krisis terpadu.

RSUP Dr M Djamil sebagai pusat tempat bersinergi dan berkolaborasi, bagaimana kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ini bisa dilakukan dengan pembimbingan.

"Kita ketahui kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak telah menyebabkan kejadian angka kematian, gangguan kesehatan baik fisik maupun psikis sehingga perlu penanganan terpadu," ujarnya.

Ia menegaskan RSUP Dr M Djamil sebagai rumah sakit vertikal ikut mendukung dan selalu berkomitmen dalam program-program nasional.

"Dengan seminar nasional ini diharapkan kontribusi kita sebagai tenaga kesehatan bisa memaksimalkan program-program ini di masyarakat. Dan dapat dirasakan manfaatnya di tengah masyarakat," tukasnya. (ril)

Komentar