Padang, Arunala.com - Warga di Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang diajak sekaligus diingatkan untuk jauhi Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (Narkoba).
Soalnya, narkoba ini akan banyak menimbulkan persoalan di masyarakat, terlebih dalam sebuah keluarga.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumbar, Suwirpen Suib saat sosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya, pada masyarakat di kelurahan itu, Sabtu, (19/8).
Suwirpen mengatakan, narkotika salah satu faktor penyebab tingginya angka perceraian di Sumbar. "Penyalahgunaan narkotika menyebabkan berbagai hal, salah satunya pertengkaran di dalam rumah tangga. Hal itu akan merembet kepada pengambilan keputusan untuk bercerai," katanya.
Dia mengatakan, dalam dunia kesehatan, penyalahgunaan narkotika akan meningkatkan risiko terkena HIV/AIDS yang hingga sekarang belum ada obatnya.
Begitupun dengan kehidupan sosial, penyalahguna akan sering mengalami pertengkaran hingga berujung kriminalitas.
Itulah beberapa, akibat yang akan didapatkan jika kecanduan narkotika. "Belum lagi perihal ekonomi, uang akan habis dan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," katanya.
Dia mengatakan, narkotika tidak hanya menyasar kalangan remaja namun juga pelajar. Tentunya akan membahayakan masa depan yang bersangkutan. Nanti bisa dikeluarkan dari sekolah atau konsekuensi lainya.
Narkotika pasti ujung-ujungnya akan bermasalah dengan hukum dan masuk penjara, selagi masih bisa keluar, keluar secepatnya.
"Jadi mari tingkatkan iman dan taqwa agar terhindar dari narkotika dan selektif dalam pergaulan. Untuk itu, kita harus berani katakan tidak kepada narkotika," ajak Suwirpen.
Dia melanjutkan, berdasarkan hasil survei Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan, narkoba menjadi salah satu penyebab utama angka perceraian di Kantor Urusan Agama (KUA) tinggi. Sebab, pecandu narkoba ini banyak kehilangan akal sehat dan cenderung memiliki hasrat tinggi namun yang tak didukung kemampuan. Akhirnya mengalami tensi tinggi lalu melampiaskan hal negatif, seperti kekerasan fisik terhadap istrinyanext


Komentar