.
Masih dalam press release itu menjelaskan, pada saat itu dilakukan pergantian shift kerja petugas. Meski pergantian shift, petugas sebelumnya akan melaporkan kondisi dari setiap pasien yang dirawat kepada petugas berikutnya.
Hal ini juga sejalan dengan kondisi pemantauan seluruh pasien di ruangan HCU tersebut.
Sementara dalam waktu bersamaan pada pasien Yuliarni adalah masa jeda untuk dilakukan suction, meski kondisi pasien saat itu terjadi penurunan kesadaran namun bukan dimaknai sebagai pengabaian terhadap pasien.
"Suction pada pasien Yuliarni sedang tidak dilakukan karena jeda prosesnya harus dalam ritme waktu tertentu. Jika dipaksakan akan berdampak buruk pada pasien itu sendiri karena kekurangan oksigen di dalam tubuh dan menyebabkan sesak napas," terang pihak manajemen rumah sakit ini.
Berkunjung ke Rumah Duka
Atas kondisi terjadi, Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS mengunjungi rumah duka Yuliarni di Simpang Tigo Korong Gadang RT 001 RW 002 Kecamatan Kuranji sekitar pukul 22.00 Minggu (12/11) malam.
Ini sebagai bukti kepedulian dan dalam upaya menindaklanjuti keluhan keluarga pasien tersebut.
Kedatangan dirut disambut baik oleh pihak keluarga terutama anak almarhumah yang bernama Danil dan mamak atau adiak dari Yuliarni bernama Acin.
Serta disambut pihak keluarga lainnya dan sejumlah pelayat baik masyarakat maupun rekan kerja dari Danil dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang.
Dirut RSUP M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa kepada keluarga ibu Yuliarni.
"Semoga almarhumah diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala kesalahan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan," tuturnya.
Anak almarhumah Danil kepada Dirut RSUP Dr M Djamil mengucapkan terima kasih atas kedatangannya ke rumah duka.
Pihaknya juga meminta maaf jika ada hal yang tidak membuat nyaman mengingat proses panjang yang dihadapi keluarga Danil semasa proses proses perawatan di RSUP Dr M Djamil.
Hal tersebut diluar kendali pihaknya karena situasi emosional sebagai anak menghadapi kondisi ibu yang di rawat intensif di ruang HCU Bedah tersebut.


Komentar