Awasi Perairan, Tiga Kapal Baru DKP Sumbar Resmi Beroperasi

Metro- 13-11-2023 13:40
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Kadis DKP Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp saat peresmian tiga kapal baru DKP Sumbar di Pelabuhan Samudera Bungus, Minggu (12/11). (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Kadis DKP Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp saat peresmian tiga kapal baru DKP Sumbar di Pelabuhan Samudera Bungus, Minggu (12/11). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Tiga kapal baru Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar resmi beroperasi. Ini ditandai dengan diresmikannya tiga kapal tersebut oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Dr Ir Reti Wafda MTp di Pelabuhan Samudera Bungus, Minggu (12/11).

Ketiga kapal tersebut adalah Kapal Pengawas Sailfish, Speedboat Konservasi Chilonia Mydas dan Speedboat Konservasi Anemon.

"Pengoperasiaan armada perairan itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas pemantauan, pengendalian, serta pengawasan terhadap kapal perikanan di perairan Sumbar. Sehingga tidak terjadi aktivitas penangkapan yang melanggar ketentuan dan aturan yang berlaku," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah.

Ia mengatakan Pemprov Sumbar turut berperan penting dalam melakukan pengawasan terhadap pemanfaatan sumber daya kelautan di Pantai Barat Sumatera.

Sebab, posisi geografis Sumbar persis di tengah-tengah Sumatera, dengan potensi kelautan dan perikanan yang cukup besar. "Sehingga, ada potensi pihak-pihak tertentu melakukan praktik penangkapan ikan yang tidak sesuai dengan aturan," ucap Gubernur Mahyeldi.

Mahyeldi menyebutkan sebelumnya terdapat beberapa kasus tindakan ilegal penangkapan ikan di perairan laut Sumbar. Seperti pelanggaran terhadap jalur penangkapan ikan, pelanggaraan terkait dokumen kapal yang tidak lengkap, serta penggunaan alat tangkap terlarang dan merusak (destructive fishing).

"Seperti yang baru-baru ini terjadi di Pasaman Barat. Di mana terjadi penggunaan alat tangkap penangkapan trawl, yang diindikasikan dilakukan oleh nelayan dari luar Sumbar," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DKP Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp mengatakan, kehadiran tiga kapal baru melalui dana alokasi khusus (DAK) 2023 tersebut akan dapat meningkatkan kekuatan armada pengawas sumber daya kelautan dan perikanan di Sumbarnext

Komentar