Padang, Arunala.com - Bank Nagari kembali menghadirkan program KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tahun ini, Bank Nagari mendapatkan kuota awal dari BP-Tapera sebanyak 1.000 unit.
"KPR FLPP ini merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat MBR memiliki rumah layak huni dengan harga terjangkau," kata Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad, di Padang, Minggu (21/1).
Irsyad menjelaskan KPR FLPP ini memiliki beberapa keunggulan. Antara lain harga rumah terjangkau dan standar, yaitu paling tinggi Rp 166 juta dan uang muka/DP ringan, yaitu 10 persen dari harga rumah.
Selain itu, jangka waktu pinjaman hingga 20 tahun, suku bunga atau margin sangat murah, yaitu 5 persen per tahun dan tidak akan berubah sepanjang jangka waktu.
Selanjutnya mendapatkan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) dan Bantuan Biaya Administrasi (BBA), bebas PPN dan premi asuransi, serta cicilan bulanan ringan, yaitu sekitar Rp 1 jutaan per bulan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat MBR yang membutuhkan KPR FLPP agar segera mempersiapkan berkas permohonan untuk disampaikan kepada Bank Nagari," ujar Irsyad seraya mengatakan kuota awal KPR FLPP Bank Nagari terbatas dan bersifat racing, artinya siapa cepat, dia yang dapat kuota.
Irsyad juga menambahkan informasi terkait rumah dan peluang mendapatkan KPR FLPP ini dapat juga ditanyakan kepada pengembang perumahan yang sedang melakukan pembangunan perumahan.
"Umumnya para pengembang ini juga memahami dengan baik produk KPR FLPP ini dan sekaligus ikut memasarkannya," kata Irsyad.


Komentar