Nelayan Pessel Sampaikan Keluhnya pada Gubernur

Metro- 22-01-2024 10:37
Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Kepala DKP Reti Wafda saat dialog dengan nelayan Pessel di di Labuan Sunday, Minggu (21/1). (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Kepala DKP Reti Wafda saat dialog dengan nelayan Pessel di di Labuan Sunday, Minggu (21/1). (Dok : Istimewa)

.

Dalam kesempatan itu, Syaiful, salah seorang nelayan, juga mengutarakan bahwa kondisi cuaca saat ini tengah masuk dalam periode musim angin Selatan, sehingga laut menjadi lebih dingin.

Dampaknya, hasil tangkapan nelayan menjadi lebih banyak. Hanya saja, hasil tangkapan tersebut tidak masuk dalam kategori komoditi ekspor, sehingga saat dibutuhkan fasilitas penampungan saat hasil ikan melimpah.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Reti Wafda mengatakan dinasnya tengah berupaya membujuk investor agar mau membangun penyimpanan ikan di Sumbar. Sehingga tidak ada lagi ikan terbuang ketika hasil tangkapan melimpah. "Sebenarnya ada investor, tapi hanya sendiri. Kami takut nanti terjadi monopoli, untuk itu nanti kita akan koordinasi dengan DPM-PTSP untuk investor ini," pungkasnya.(drz/adpsb)

Komentar