Butuh Pemahaman Sama Saat Proses Pungut Hitung

Metro- 24-01-2024 13:37
Komisioner KPU Sumbar saat sosialisasikan proses pungut hitung suara di Padang, Rabu (24/1). (Foto : Arunala.com)
Komisioner KPU Sumbar saat sosialisasikan proses pungut hitung suara di Padang, Rabu (24/1). (Foto : Arunala.com)

Padang, Arunala.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, Surya Efitrimen menegaskan, proses pemungutan dan penghitungan suara pada pemilu 2024 ini mesti mendapat perhatian bersama.

"Pasalnya, dalam proses pemungutan dan penghitungan suara ada akan muncul berbagai macam pemahaman baik dari peserta pemilu, pemilih, atau pemantau yang diyakini bisa mengganggu proses pemilihan di TPS nanti," ungkap Surya Efitrimen dihadapan sejumlah peserta sosialisasi pemungutan dan penghitungan suara di Padang, Rabu (24/1).

Dirinya tidak memungkiri akan munculnya berbagai pemahaman di saat proses pemungutan suara di berlangsung di TPS.

Salah satu contoh dikemukakan Surya Efitrimen yakni menyangkut jadwal pemilihan, karena dalam aturan sekarang warga yang akan memilih ditentukan waktunya menurut kehadiran pemilih ini datang ke TPS ada waktu baik pemilih yang tercatat dalam DPT, DPTb dan DPk.

"Untuk itu, melalui sosialisasi pemungutan dan penghitungan suara ini, kami dari KPU ingin memberikan pemahaman kepada seluruh komponen yang terlibat dalam proses pemilihan ini," ucap Surya Efitrimen.

Dia juga menjelaskan, dari rapat terbatas (ratas) dengan berbagai stakeholder di Sumbar beberapa lalu, banyak masukan yang didapat KPU, misalnya distribusi logistik pemilu disesuai dengan karekteristik daerah masing-masing sehingga proses itu tidak menemui kendala.

Kemudian hal lain yang dilakukan KPU Sumbar, sebutnya, yakni mengidentifikasi TPS mana saja yang tidak atau belum didukung dengan jaringan internet dan juga suplai listriknya kurang atau sering putus (mati). By

"Untuk kondisi semacam itu, pihak KPU segara mengatasinya supaya di saat proses pemungutan dan penghitungan suara tidak ada kendala," pungkas Surya Efitrimen. (cpt)

Komentar