Kesiapsiagaan Sumbar Antisipasi Erupsi Marapi: BPBD Identifikasi 8 Kecamatan Rawan Terdampak Erupsi

Metro- 26-01-2024 22:08
Gubernur Sumbar, Mahyeldi dengarkan paparan Kalaksa BPBD Sumbar, Rudy Rinaldy soal tempat yang akan  erupsi Marapi di kantornya, Jumat (26/1). (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi dengarkan paparan Kalaksa BPBD Sumbar, Rudy Rinaldy soal tempat yang akan erupsi Marapi di kantornya, Jumat (26/1). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menginstruksikan jajarannya, khususnya di BPBD Sumbar, untuk lebih siaga dan mematangkan mitigasi penanganan potensi letusan (erupsi) Gunung Marapi, yang statusnya telah naik ke level III (siaga) sejak 9 Januari 2024 lalu.

"Mengingat Gunung Marapi masih erupsi, Saya minta BPBD harus siap dengan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi," tegas Mahyeldi saat mengunjungi Media Center Gunung Marapi di BPBD Sumbar, Jumat (26/1).

Mahyeldi mengingatkan, bahwa berbagai kemungkinan terburuk bisa terjadi. Oleh karena itu, perlu segera melakukan pemetaan lokasi pengungsian serta jalur evakuasi.

Selain itu, ia juga meminta untuk setiap titik-titik yang rawan bencana harus dipasang perangkat kamera pemantau atau CCTV, untuk bisa mengawasi setiap keadaan bencana di daerah

"Sehingga kita bisa memantau aktivitas Gunung Marapi dari sini dan bisa berkomunikasi jarak jauh dengan daerah yang terdampak setiap jam, karena bahkan setiap detik berbagai kemungkinan bisa terjadi," ungkap Mahyeldi lagi.

Dia berharap agar Kepala Pelaksana BPBD Sumbar bisa menambah beberapa posko di daerah sekitar kaki dan pinggang Gunung Marapi dengan fasilitas peralatan yang lengkap.

Kemudian juga mengimbau kepada masyarakat, terutama yang berada pada radius 4,5 kilometer dari puncak gunung untuk pindah sementara ke zona yang lebih aman. Semua itu sesuai dari hasil rapat dengan beberapa pihak, termasuk dengan daerah yang terdampak letusan Gunung Marapi.

"Yang pasti saya minta masyarakat setempat harus meningkatkan kewaspadaan, karena kita tidak bisa memprediksi apakah letusan akan terjadi atau tidak," pintanya.

Pada kesempatan itu, Mahyeldi mengapresiasi Pemkab Agam dan Tanahdatar yang telah mengambil langkah tepat untuk meminimalisir potensi jatuhnya korban jika sewaktu-waktu letusan besar terjadinext

Komentar