Kesiapsiagaan Sumbar Antisipasi Erupsi Marapi: BPBD Identifikasi 8 Kecamatan Rawan Terdampak Erupsi

Metro- 26-01-2024 22:08
Gubernur Sumbar, Mahyeldi dengarkan paparan Kalaksa BPBD Sumbar, Rudy Rinaldy soal tempat yang akan  erupsi Marapi di kantornya, Jumat (26/1). (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi dengarkan paparan Kalaksa BPBD Sumbar, Rudy Rinaldy soal tempat yang akan erupsi Marapi di kantornya, Jumat (26/1). (Dok : Istimewa)

.

Menindaklanjuti apa yang telah disampaikan Mahyeldi, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar, Rudy Rinaldy, menyatakan akan terus meningkatkan kerja sama dengan daerah, termasuk dengan BMKG dan PVMBG.

"Apalagi sampai saat ini aktivitas vulkanik Gunung Marapi masih tinggi dan bahkan mengalami peningkatan," ujar Rudy.

Berdasarkan aktivitas tersebut, BPBD Sumbar siap siaga dalam penanganan dampak erupsi Gunung Marapi sampai status aman. Bahkan BPBD juga mengimbau penduduk di sekitar Gunung Marapi pada radius 4 km dari kawah Marapi, untuk dapat mensterilkan kawasan dengan menyetop sementara aktivitas harian.

Ia menerangkan, terdapat delapan kecamatan terdekat yang akan terdampak jika terjadi letusan Marapi, yaitu Kecamatan X Koto, Batipuh, Lima Kaum, Pariangan, Rambatan, Salimpaung, Sungai Tarab, dan Tanjung Baru.

"Kami juga menyedikan lokasi penampungan dengan memanfaatkan sekolah-sekolah yang terdapat di dua nagari, yakni Nagari Sungai Pua dan Nagari Koto Tinggi," terangnya. (drz/adpsb)

Komentar