Padang, Arunala.com - Lima kali gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Tanahdatar sepanjang Sabtu (27/1) kemarin sempat menjadikan warga setempat khawatir.
Pasalnya kejadian gempa bumi yang melanda kabupaten itu saling berdekatan waktunya dan berapa pada satu titik gempa yakni sebelah Barat Daya Batusangkar.
Dampak gempa juga dikhawatirkan oleh ketua Dewan Pendidikan Sumbar, Syarifuddin, karena dampak gempa bisa saja mengakibatkan konstruksi gedung sekolah di kabupaten itu alami kerusakan atau retak.
"Memang ada kekhawatiran saya, gempa bisa saja membuat bangunan sejumlah di daerah yang terdampak," ucap Syarifuddin ketika dihubungi Arunala.com, Minggu (28/1).
Dia menerangkan, begitu info gempa bumi didapat, dirinya kemudian pihak sekolah atau pihak Dinas Pendidikan di Kabupaten Tanahdatar itu guna menanyakan apakan ada sekolah yang rusak akibat dampak gempa itu.
"Syukur Alhamdulillah, saya sudah komunikasi dengan pak Hendri Ilyas, S.Pd sebagai Plt Kepala SMAN 1 Batipuh Kabupaten Tanahdatar, yang lokasi sekolahnya dekat dengan pusat gempa. Informasi dari beliau, gempa tidak menimbulkan kerusakan fisik pada bangunan sekolah," kata Syarifuddin lagi.
Masih menurut penjelasan dari Plt Kepala SMAN itu, Syarifuddin menyebutkan bahwa besok siswa sekolah seperti biasa.
Seperti diketahui, sepanjang Sabtu (27/1) kemarin, Kabupaten Tanahdatar diguncang gempa darat lima kali dengan kekuatan bervariasi mulai dari 2,6 hingga 4,4 magnitude yang berpusat di Barat Daya Barat Daya Batusangkar, Kabupaten Tanahdatar. (cpt)


Komentar