Cari Gurita di Perairan Pagai, Seorang Nelayan Bengkulu Hilang

Metro- 03-02-2024 14:10
Terlihat tim SAR laut Mentawai menyisir perairan Pulau Sanding, Pagai Selatan guna mencari korban hilang di lokasi itu, Sabtu pagi (3/2). (Dok : Istimewa)
Terlihat tim SAR laut Mentawai menyisir perairan Pulau Sanding, Pagai Selatan guna mencari korban hilang di lokasi itu, Sabtu pagi (3/2). (Dok : Istimewa)

Mentawai, Arunala.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kabupaten Kepulauan Mentawai, hingga Sabtu (3/2) ini masih lakukan pencarian seorang nelayan, asal Bengkulu yang dilaporkan hilang di perairan Kepulauan

Mentawai.Masih berlangsungnya pencarian korban oleh tim SAR laut Mentawai disampaikan Kepala Kantor SAR Mentawai, Rudi ketika dihubungi Arunala.com, Sabtu pagi (3/2).

"Operasi SAR akan kembali kami lanjutkan Sabtu pagi ini, karena sebelumnya pencarian sempat dihentikan karena terkendala cuaca," kata Rudi.

Rudi menyebutkan, operasi SAR yang dilakukan pihaknya, karena pada Jumat (2/2) sekitar pukul 23.43 WIB kemarin, menerima dari Kapolsek Pelabuhan Baai, Bengkulu, AKP Malik yang melaporkan, telah terjadi Man Over Board di sekitaran Pulau Sanding Kecamatan Pagai Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Dalam laporan yang kami terima, pada Kamis (1/2) pukul 19.00 WIB, sebuah kapal bernama KM Putera Madura 07 yang berikan beberapa orang pemancing berangkat dari Pelabuhan Baai Bengkulu menuju Perairan Pulau Sanding Pagai Selatan untuk memancing gurita," ujar Rudi.

Namun naas, sebutnya, salah seorang pemancing yakni Kurniawan Saputra, 18, asal Bengkulu jatuh ke laut akibat kakinya terlilit tali pancing.

Masih dalam laporan yang diterimanya, Rudi mengatakan, karena jatuh ke laut, korban selanjutnya tidak muncul lagi ke permukaan. "Rekan korban bersama beberapa kapal telah berusaha untuk melakukan pencarian namun hasilnya masih nihil,sehingga dilaporkan lah ke Kantor SAR Mentawai," jelasnya.

Untuk itu, lanjutnya, tim SAR laut Mentawai masih lakukan pencarian korban tersebut menggunakan RIB 02 Mentawai.

Komentar