Beri Motivasi Kaum Muda jangan Takut Berpolitik: Putra Anies Temui Milenial Sumbar di Padang

Metro- 04-02-2024 20:57
Kapten TPD AMIN Sumbar Rahmat Saleh dan kaum milenial Sumbar dalam sebuah pertemuan di Padang, Minggu (4/2). (Dok : Istimewa')
Kapten TPD AMIN Sumbar Rahmat Saleh dan kaum milenial Sumbar dalam sebuah pertemuan di Padang, Minggu (4/2). (Dok : Istimewa')

Padang, Arunala.com - Cukup mengejutkan, putra calon presiden nomor urut 01 Anies Baswedan, yakni Mikail Azizi Baswedan hadir ke Padang, guna memberi pemahaman posisi kaum milenial dalam menentukan masa depan Indonesia.

Bersama sejumlah kaum milenial di Padang, Mikail Azizi Baswedan mengajak agar anak muda untuk tidak takut berpolitik.

"Jauh sebelum masa pilpres, kalangan milenial di Indonesia sudah sering berdiskusi untuk perubahan Indonesia.

Sebenarnya, mau Abah Anies Baswedan jadi Calon Presiden atau tidak, kalangan anak muda Indonesia sudah sering ngumpul mendiskusikan soal perubahan Indonesia. Saatnya generasi muda hadir dalam kepemimpin Indonesia," ucap Mikail Anies Baswedan, di dampingi Ibrahim Irwan Prayitno dalam dialog bersama milenial Sumbar di salah satu kafe di kawasan GOR Agus Salim Padang, Minggu (4/2).

Mikail menilai, pemikiran anak muda, mungkin jauh lebih segar dan kreatif untuk bangsa lebih baik. Untuk itu pemerintah harus hadir memberi ruang pada anak muda untuk berdialog dalam menentukan arah bangsa ke depan.

Dia juga menjelaskan, melihat banyaknya kaum milenial Sumbar yang mendukung Anies jadi presiden, seperti adanya komunitas Desak AMIN dan lainnya, jelas ini menunjukkan bahwa sosok capres ini beri ruang bagi anak muda tampil akan lebih terbuka.

Sementara itu, Kapten TPD AMIN Sumbar, Rahmat Saleh menyampaikan, gerakan untuk pelemahan pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres cawapres) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) masih terus saja terjadi di Sumbar.

Baru-baru ini, ada gerakan dari kelompok dan komunitas yang diarahkan untuk mendukung capres lainnya, selain AMIN. Kalau atas nama perorangan, katanya, masih ditolerir.

"Menurut saya, ini adalah upaya melemahkan dan merendahkan nilai komunitas itu sendiri. Dan bagi kelompok milenial di Sumbar, harus peka dengan sikap dukung mendukung seperti itu, jangan mudah terpengaruh apalagi klaim dukung mendukung itu dilakukan melalui massa bayaran," ungkap Rahmat Saleh yang juga Caleg DPR RI Dapil Sumbar 1 dari PKSnext

Komentar