Kapolres: Tak Ada Kompromi Bagi Pelaku

Metro-268 hit 27-12-2020 20:07
Kapolres Pessel AKBP Sri Wibowo. (Dok : Istimewa)
Kapolres Pessel AKBP Sri Wibowo. (Dok : Istimewa)

Penulis: Snm

Painan, Arunala - Kapolres Pesisir Selatan (Pessel) AKBP Sri Wibowo menegaskan akan menindak tegas anggotanya yang menjadi beking kegiatan Illegal mining (tambang liar) dan Illegal Logging (pembalakan liar) di Pessel.

Warning keras ditegaskan oleh Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo pada seluruh anggota Polres Pessel terbukti ikut membekap kegiatan Ilegal Logging di wilayah hukum Polres Pessel.

Tidak sekadar penegasan, Sri Wibowo juga mengeluarkan instruksi kepada semua jajarannya di Pessel untuk tidak beri ruang sedikit pun bagi pelaku perusak hutan dan tambang liar.

"Tidak ada ruang untuk pelaku Illegal Logging begitu juga aktivitas illegal mining, jangan main- main di wilayah hukum Polres Pessel," ungkap Sri Wibowo ketika dihubungi Arunala.com , di Painan, Sabtu (26/12).

Kemudian, Kapolres ini mengajak kerjasama seluruh stakeholder dan masyarakat Pessel untuk menyetop aktivitas Illegal mining dan Ilegal logging itu.

"Dengan kebersamaan semua unsure yang ada, kami meyakini aksi itu bisa dihentikan, jika ada informasi ada aktivitas illegal itu,laporkan pada jajaran saya di Polsek atau bisa langsung ke Polres Pessel, kami akan langsung tindak lanjuti langsung," tandas Sri Wibowo.

Bukan itu saja, Sri Wibowo juga akan menindak tegas bagi oknum pelaku dan pembeking illegal mining dan illegal logging.

"Terbukti berbuat, sanksi tegas telah dipersiapkan," tegasnya.

Kepada masyarakat perambah hutan, Kapolres ini meminta agar jangan lagi melakukan aktivitas illegal itu. "Saya yakin masyarakat bisa survive dengan mata pencaharian lain," kata Sri Wibowo.

Komentar