Padangpanjang, Arunala.com - Sebagian ruas jalan Padang -Bukittinggi, tepatnya di jembatan Kelok Hantu Sungai Batang Aia Kalek Nagari Aia Angek Kecamatan X Koto Tangah, Kabupaten Tanahdatar terban.
Ambrolnya sebagai badan jalan penghubung itu dibenarkan Kapolres Padangpanjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro,
"Benar, telah terjadi penambahan longsoran badan jalan utama Padangpanjang - Bukittinggi," kata AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, ketika dihubungi Arunala.com, Sabtu (20/4).
Ia menyatakan, akibat dari kejadian longsoran itu, arus lalulintas yang lewat di lokasi itu bisa dilewati satu jalur kendaraan saja.
"Akibatnya terjadi perlambatan arus lalu lintas di lokasi longsoran di jembatan Kelok Hantu tersebut," lanjutnya.
Putro menjelaskan, mengantisipasi agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan sekaligus mengurai kemacetan di jalur yang padat kendaraan itu, pihak Polres dirikan posko pemantau di sekitar lokasi.
Sejumlah personel Polres Padangpanjang telah kerahkan pada pos pantau itu untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait arus lalu lintas di Jembatan Kelok Hantu.
"Saat ini di lokasi longsoran jembatan Kolok Hantu diberlakukan sistem buka tutup," tukas Putro lagi.
Dia menambahkan, pihak Polres Padangpanjang juga membuat jalur alternatif yakni Padangpanjang - Bukittinggi untuk mobil kecil melalui jalan Nagari Pandai Sikek, sedangkan kendaraan besar melalui Tanahdatar
"Polres Padangpanjang berkoordinasi Polres Padangpariaman dan Bukittinggi untuk jalur Padang - Bukittinggi disarankan melalui Malalak," ungkapnya.
Di sisi lain, pihak BWS Sumbar sampai saat ini melakukan penyedotan genangan air yang tersumbat di jembatan Kelok Hantu.
"Para pengendara diminta hati-hati melintasi ruas jalan Padangpanjang," imbuh AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro. (*)


Komentar