Padang, Arunala.com - Pemerintahan Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) terus sosialisasikan kartu Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi warganya.
Camat Lubeg, Nofiandi Amir akrab dipanggil Andi Amir, menyebutkan sosialisasi IKD di kecamatannya sebagai upaya mendukung program Pemko Padang, sekaligus menyukseskan program Satu Data dari Dukcapil.
"Apalagi diakhir 2024 ini Kemendagri tidak lagi memberlakukan keberadaan KTP dalam bentuk fisik," ungkap Amir kepada Arunala.com di sela-sela acara Halal Bihalal perangkat kecamatan, kelurahan dan komponen masyarakat se Kecamatan Lubeg, di Pondok Ikan Aru, Padang, Sabtu (20/4/2024).
Makanya, sebutnya, melalui momen Halal Bihalal yang adakah hari itu, dirinya memanfaatkan dengan mensosialisasikan program IKD ini, seperti apa dampak dan apa pula manfaatnya bagi masyarakat.
Dia melanjutkan, selain Halal Bihalal ini, sosialisasi dari IKD tetap akan dilakukannya di tiap kegaitan yang melibatkan masyarakat di kecamatannya dengan harapan jelang tutup tahun 2024 semua masyarakat Lubeg sudah terintegrasi dengan IKD ini
Dia menyebut, dengan memanfaatkan kegiatan yang melibatkan orang banyak untuk sosialiasi, tujuannya agar masyarakat ini tidak perlu lagi datang ke kantor kelurahan untuk data kependudukannya.
Andi Amir menerangkan, manfaat dari IKD ini adalah mengintegrasikan data kependudukan warga dengan kartu-kartu yang lainnya.
"Seperti milik saya, kartu IKD saya ini terangkum kartu kepegawaian, NPWP, KTP, KK hingga BPJS Kesehatan. Jadi ini cukup simpel bagi saya," tambah Andi Amir.
Ditanya sudah berapa banyak masyarakat Lubeg yang sudah milik IKD? Ia menjawab, memang semuanya masyarakat kecamatan ini yang sudah punyak IKD.
"Sekitar 36 ribu lebih jumlah pendudukan pada 15 kelurahan di Kecamatan Lubeg, setidaknya 20 persen dari masyarakat ini telah punya IKD," tukas Andi Amir.
Sementara Novi, warga Kelurahan Tanjung Aur, menyebutkan dirinya telah menggunakan aplikasi IKD ini beberapa tahun belakangnext


Komentar