Padang, Arunala.com - Jumlah dukung yang banyak serta cakupan dukungan yang luas, diperkirakan menjadi salah satu alasan bakal minimnya calon perseorangan yang maju pada pilkada serentak 2024 di Sumbar.
Penilaian itu diungkapkan pakar politik Universitas Andalas (Unand), Asrinaldi saat menjawab Arunala.com seputar peluang calon perseorangan ini di pilkada di sejumlah kabupaten kota di Sumbar.
"Menurut saya, kecil kemungkinan ramainya calon perseorangan yang ikut kontestasi pilkada di Sumbar, baik itu untuk pilgub maupun pemilihan bupati dan wali kota," ungkap Asrinaldi belum lama ini di Padang.
Pasalnya, sebut Guru Besar Politik Unand ini, mengingat persyaratan dukungan yang harus dimiliki oleh calon perseorangan itu terlalu banyak.
Misalnya, syarat untuk maju di pilgub, calon perseorangan ini harus mengantongi 347.532 dukungan dengan sebaran 10 kabupaten kota.
"Sebab dalam aturan KPU RI nomor 605/PL.02.2/05/2024 menjelaskan bagi provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada pemilih tetap lebih dari dua juta hingga enam juta jiwa harus didukung paling sedikit 8,5 persen. Sementara penduduk Sumbar yang terdaftar di DPT sebanyak 4.088.606 pemilih," terang Asrinaldi.
Begitu juga untuk calon perseorangan bupati dan wali kota, mereka juga harus mengantungi jumlah dukungan sesuai jumlah pemilih tetap di daerahnya masing-masing.
Kalau pun ada, terangnya, calon perseorangan yang ikut pilkada, itu ada pada kota-kota yang penduduknya tidak banyak dan sebaran wilayahnya juga sedikit.
"Paling di Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang, Kota Solok, ada potensi calon perseorangan muncul, itu pun kalau ada. Sementara untuk kota yang jumlah DPT-nya banyak, daerah yang luas, maka itu sulit saya kira karena biaya besar," tukasnya.
Di sisi lain, Asrinaldi, juga berikan saran atau masukan pada calon perseorangan yang akan maju pilkada serentak di Sumbar.
"Langkah pertama, calon perseorangan ini harus buat mesin politiknya di selain partai. Artinya, mereka harus cari relawan yang punya daya juang dan daya dukung yang kuat untuk mendapatkan dukungan masyarakat," jelas Asrinaldi laginext


Komentar