Operator Ekskavator Tewas Terseret Arus Sungai di Kelok Hantu

Metro- 25-04-2024 18:53
Pengerjaan normalisasi sungai batang aia kalek di kelok hantu Aie Angek. IST
Pengerjaan normalisasi sungai batang aia kalek di kelok hantu Aie Angek. IST

Padangpanjang, Arunala.com--Kelok Hantu Nagari Aie Angek Kabupaten Tanahdatar makan korban. Satu orang operator ekskavator yang sedang membersihkan material penyebab tersumbatnya sungai batang aia kalek di kelok hantu meninggal akibat terbawa derasnya arus udara pada Kamis (25/4/2024).

Wakapolres Padangpanjang Kompol Eridal didampingi Kasat Intelkam dan Kapolsek X Koto turun ke lokasi membantu proses pencarian terhadap korban bernama Rasyid bergabung bersama personel polres dan dibantu TNI serta masyarakat menyisir aliran sungai.

Eridal mengatakan berdasar keterangan saksi yang berada di lokasi korban Rasyid pada pukul 15.00 Wib sedang bekerja menormalisasi keadaan di sungai batang aia kalek tersebut dengan menggunakan ekskavator mini. Saat itu kondisi cuaca pascahujan.

"Ketika sedang membersihkan tersebut, arus air sungai tiba-tiba menjadi besar. Mengakibatkan ekskavator terkepung derasnya aliran air sungai," tuturnya.

Ia mengatakan korban berusaha untuk keluar menyelamatkan diri dari ekskavator tersebut. Namun korban kehilangan keseimbangan akhirnya terjatuh dan hanyut.

Melihat kejadian tersebut personel Polres Padangpanjang bersama TNI dan masyarakat bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban di sepanjang aliran sungai batang aia kalek.

"Setelah satu jam melakukan pencarian, korban ditemukan pada pukul 16.00 di batang aie kalek dengan jarak sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian dalam keadaan kematian dunia," ucap Wakapolres seraya mengatakan saat ini jenazah sudah berada di Rumah Sakit Yarsi Padangpanjang. (*)

Komentar