Padang, Arunala.com - Dua daerah dari 19 kabupaten kota di Sumbar bisa dikatakan peluang besar bagi NasDem di Sumbar untuk mengusung pasangan calon kepala daerah sendiri.
Sebab di dua daerah ini, partai besutan Surya Paloh ini mampu meraih jumlah kursi DPRD terbanyak di dua daerah ini.
"Bagi NasDem pada pilkada 2024 ini di Sumbar, dua daerah yakni Kota Padangpanjang dan Kepulauan Mentawai yang bisa usung pasangan calon kepala daerah sendiri, sisanya 17 kabupaten kota lainnya harus bangun koalisi dengan partai lain," ungkap Ketua DPW Partai NasDem Sumbar, Fadly Amran kepada wartawan belum lama ini di Padang.
Fadly Amran menyebut, alasan NasDem bisa usung sendiri calonnya karena partainya meraih empat kursi (20 persen) dari total kursi DPRD di dua daerah itu.
"Untuk DPRD Kota Padangpanjang, Alhamdulillah, NasDem akan mengisi posisi ketua, begitu juga di DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai juga posisi ketua," ungkap Fadly Amran lagi.
Dia juga menyebut, menyongsong pilkada ini, NasDem Sumbar akan membuka ruang luas untuk berkomunikasi dengan partai pemenang di Sumbar untuk membangun koalisi. Dan ini bagian dinamika dari masing-masing DPD partai NasDem.
"Bahkan kami juga akan bangun koalisi dengan partai yang tidak berada pada koalisi nasional. Karena pilkada di Sumbar ini akan beda peta politiknya di tiap kabupaten kota," ucapnya.
Fadly pun menyerahkan pada DPD masing-masing kabupaten kota untuk membangun koalisinya.
"Mana yang nyaman bagi DPD kabupaten kota untuk berkoalisi dalam pilkada ini, silakan dan tidak simetris dengan koalisi perubahan yang ada di tingkat nasional," kata Fadly.
Sebab, terangnya apa yang terjadi di kabupaten kota bisa saja berbeda dengan provinsi, dan apa yang terjadi di provinsi belum tentu terjadi pula di pusat.
"Dengan pola ini, tentu akan lebih mudah bagi NasDem berkomunikasi dengan partai dalam membentuk koalisi. Itu tidak bisa dipungkiri," pungkas Fadly Amran. (*)


Komentar