Padangpanjang, Arunala.com - Sebanyak 454 orang siswa SMA sederajat di Sumbar ikuti Jambore Demokrasi Pelajar yang diadakan KPU Sumbar di kawasan camping ground Mifan, Kota Padangpanjang. Kegiatan Jambore sendiri berlangsung selama tiga hari mulai Kamis (9/5/2024) hingga Sabtu (11/5/2024).
Koordinator Divisi Teknis KPU RI, Idham Holik yang membuka kegiatan itu menilai, Jambore Demokrasi Pelajar yang diinisiasi KPU Sumbar, merupakan literasi politik yang secara spesifik menyasar kelompok pemilih milenial di pilkada serentak 2024 ini.
"Apa yang dibuat KPU Sumbar Jambore Demokrasi Pelajar ini merupakan ide literasi kepemiluan dan ini layak ditiru daerah lainnya di Indonesia," ungkap Idham Holik, kepada Arunala.com setelah acara pembukaan Kamis itu.
Sementara itu, Komisioner KPU Sumbar, menyampaikan Jambore Demokrasi Pelajar ini adalah kegiatan pertama diadakan KPU Sumbar menyongsong pilkada serentak 2024 di provinsi dan 19 kabupaten kota di sini
Dia sependapat apa yang dikatakan Koordinator Divisi Teknis KPU RI, Idham Holik bahwa kegiatan jambore ini yang pertama di Indonesia.
"Bahkan, kegiatan Jambore Demokrasi Pelajar ini bisa menjadi pilot project bagi KPU lainnya di Indonesia dengan cara melibatkan para pelajar yang notabenenya sebagai pemilih pemula pada pilkada serentak nanti," Jons Manedi.
Ditanya apakah peserta dalam jambore ini hanya melibatkan anggota Pramuka saja atau tidak? Jons Manedi menjawab, pesertanya ada juga dari kalangan siswa.
"Hanya saja, kegiatan ini kami kerja sama dengan Korda Pramuka Sumbar dan kabupaten kota termasuk pihak sekolah," terang komisioner ini.
Dia juga menyebutkan, peserta yang ikut dalam jambore ini akan jadi duta di masing-masing sekolah mereka mensosialisasikan pilkada serentak nantinya.
Di kegiatan Jambore Demokrasi Pelajar ini, peserta diajarkan bagaimana proses pemilihan serentak itu, mulai dari proses kampanye, pencalonan, pembentukan badan adhoc, pemungutan suara, hingga proses penetapan hasil pemilihan. (*)


Komentar