Padang, Arunala.com - Sabtu malam (18/5/2024), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, me-launching tahapan pilkada 2024 untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar (pilgub).
Launching diadakan di gedung convention center Universitas PGRI Sumbar itu dihadiri Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos, Gubernur Sumbar diwakili Kakan Kesbangpol Erinaldi, KPU kabupaten kota, Bawaslu Sumbar dan kabupaten kota, parpol, stakeholder terkait dan undangan lainnya.
Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos, menyampaikan, pemungutan suara untuk pilkada serentak 2024 di Sumbar tinggal enam bulan lagi. Namun dari sisi penyelenggaran, waktu itu tidak begitu lama bagi KPU dan perlu keseriusan untuk melaksanakan tahapan pilkada itu.
Melihat hal demikian, Betty lalu memberikan beberapa poin untuk mengingat KPU tentang hal tersebut.
"Di sini saya berikan lima poin kepada KPU untuk bisa laksanakan pilkada untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar dengan aman dan lancar," kata Betty.
Pesan ini, sebutnya, pertama, perlu ada komitmen dan profesionalitas penyelenggara untuk melaksanakan tiap tahapan pilkada ini. "Penyelenggara tidak usah ikut kiri kanan. Bekerjalah profesional, siapa pun yang terpilih itu lah yang perlu kita jaga bersama-sama
Poin kedua, lanjut Betty, penyelenggara wajib pedomani setiap aturan baik itu UU, peraturan KPU dan bentuk kebijakan lainnya.
Poin ketiga adalah KPU harus aware (peka) terhadap isu-isu lokal. Poin selanjutkan, KPU dan jajarannya harus bekerja secara transparan dan hasilnya akuntabel, sehingga semua pihak dapat menerima proses dan hasil pilkada itu.
"Untuk poin kelima, KPU tidak bisa kerja sendiri, butuh koordinasi dan sinergitas dengan semua stakeholder yang mendukung pelaksanaan pilkada serentak 2024 di Sumbar," tukas Betty.
Kemudian Betty juga mengutip penjelasan Aristoteles yang menyebutkan, ada segelintir orang yang akan mewarnai kehidupan masyarakat secara bersama-sama, baik itu suka tidak suka, mau tidak mau melalui kebijakan yang diambilnya untuk kehidupan bersama-sama.
"Nah, segelintir orang itu akan dipilih melalui pemilu yang dalam demokrasi kita akan diambil pada pilkada 2024 ini," kata Betty. (*)


Komentar