Padangpariaman, Arunala.com - Polri menyalurkan puluhan ton bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat (Sumbar).
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, dalam kegiatan tersebut, mengatakan, Polri menyiapkan sebanyak 200 paket sembako yang berasal dari gudang logistik Polda Sumbar.
Dalam penyaluran bantuan didukung 200 personel gabungan Polda dan Polres setempat dengan menggunakan 100 unit kendaraan roda dua guna menjangkau wilayah-wilayah terdampak.
Distribusi bantuan difokuskan pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Batang Anai dan Kecamatan Lubuk Alung. Di Kecamatan Batang Anai, penyaluran dilakukan menggunakan 45 unit kendaraan roda dua yang menyasar Nagari Sungai Buluh Barat dan Sungai Buluh Utara.
Sementara di Kecamatan Lubuk Alung, sebanyak 40 unit kendaraan roda dua dikerahkan untuk menyalurkan bantuan ke Kampung Pondok, Nagari Pasie Laweh.
Selama proses penyaluran, tim Polda mendapatkan pendampingan dari 15 unit kendaraan roda dua milik Polres Padang Pariaman guna memastikan distribusi bantuan berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.
Rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan konvoi kemanusiaan terpadu yang melibatkan 100 unit kendaraan roda dua Polda dan Polres, truk logistik dan air bersih, ambulans Biddokkes, alat berat berupa excavator, serta kendaraan pendukung lainnya.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo juga memaparkan, perkembangan signifikan pembangunan jembatan darurat.
Jembatan di Palembayan dan Sumani telah rampung 100 persen, disusul Malalak sebesar 80 persen, Batang Anai 75 persen, serta tahap persiapan konstruksi di X Koto Singkarak.
Prioritas khusus diberikan pada Jembatan Salareh Aia di Kabupaten Agam yang melayani 1.136 jiwa. Saat ini akses tersebut masih terbatas untuk pejalan kaki dan motor.
"Masyarakat mengusulkan peningkatan menjadi jembatan Bailey agar akses ekonomi, terutama distribusi sawit, jagung, dan padi serta akses pendidikan tidak lagi terhambat," tambahnya.
Komjen Pol Dedi Prasetyo juga menyatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana dapat terpenuhi.
Ia menambahkan, sinergi antara Polda, Polres, serta unsur terkait menjadi kunci utama dalam menjangkau wilayah terdampak dan memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. (dpg)


Komentar