DPRD Sumbar Siapkan Anggaran Perbaiki Jalan Putus Jalan Bayang - Solok

Ekonomi- 13-01-2026 08:07
Kondisi aliran sungai Batang Bayang yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan. IST
Kondisi aliran sungai Batang Bayang yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan. IST

Padang, Arunala.com - Baru-baru ini, Anggota Komisi IV DPRD Sumbar dan anggota dewan dari Dapil Pessel-Mentawai meninjau kondisi infrastruktur jalan yang putus akibat dilanda banjir bandang (galodo) di Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Peninjauan itu bertujuan untuk memastikan apakah proses perbaikan dari jalan itu benar-benar dikerjakan.

"Pasalnya, di tahun ini akan dilakukan pemulihan pada akses jalan tersebut. Karena ini menyangkut kepentingan banyak orang, kalau tidak diperbaiki maka tidak ada akses dari Bayang itu ke Solok," ucap Anggota DPRD Sumbar asal Dapil Pessel-Mentawai, Bakri Bakar saat dihubungi arunala.com kemarin.

Karena putusnya jalan penghubung Bayang - Solok ini, sebutnya, jalan menuju kawasan Muaro Aia, Pancuang Taba dan Limau-limau, termasuk Koto Ranah juga tidak bisa dilewati, pada hal tempat yang disebutkan itu masih dalam kawasan Pessel.

Bakri Bakar juga mengatakan, tidak cuma di Bayang saja yang terdampak banjir, namun ada beberapa daerah lain di sepanjang aliran sungai Batang Bayang yang selama ini dikenal, rawan juga alami bencana.

"Nah, ini tujuan saya bersama rekan-rekan dari Komisi IV DPRD Sumbar untuk melihat kondisi terkini pada daerah-daerah tersebut," ujarnya.

Sebab, lanjut dia, tahun ini DPRD Sumbar mengucurkan anggarannya di APBD untuk melakukan normalisasi dan upaya pencegahan daerah rawan pada sepanjang aliran sungai Batang Bayang itu.

Ditanya berapa jumlah alokasi anggaran untuk perbaiki jalan penghubung Bayang - Solok itu? Bakri Bakar menjawab bahwa dirinya belum tahu pasti berapa jumlahnya.

"Untuk saat ini kami ingin memastikan dulu dimana lokasi yang akan diperbaiki, maka kami menunggu datanya dari pemkab setempat, termasuk berapa data volumennya," pungkas Bakri Bakar.

Selanjutnya, dari pengamatan anggota DRPD Sumbar dari Fraksi NasDem ini menyebut, sepanjang aliran sungai Batang Bayang ini banyak terdapat daerah rawan.

"Persoalannya, kemana warga yang tinggal di daerah rawan dipinggiran sungai Batang Bayang itu akan dipindahkan jika memang dilakukan relokasi ke tempat yang lebih aman. Ini yang masih belum saya dapatkan jawabannya dari Pemkab Pessel," ulasnyanext

Komentar