.
"Tahap awal ini, kita mulai penanganan untuk lahan yang rusak ringan dulu setelah itu baru yang rusak sedang. Tidak hanya di Solok tapi juga di kabupaten/kota lain yang terdampak, semua dapat giliran," tegas Arry Yuswandi.
Ia berharap dengan adanya program rehabilitasi ini, para Petani di Sumbar dapat kembali bersemangat. Dengan tujuan, agar Sumbar bisa segera bangkit dan pulih, baik secara mental maupun ekonomi.
Arry mengungkap, berdasarkan catatan Pemprov Sumbar, luas lahan yang terdampak bencana di Sumbar mencapai 6.451 hektare (ha). Dengan rincian, seluas 2.802 ha rusak ringan, 822 ha rusak sedang dan 2.827 ha rusak berat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Solok, Chandra, Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal; Forkopimda Kabupaten dan Kota Solok.
Kepala Dinas Pertanian Sumbar, Afniwirman; Kepala Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi Sumbar, Sukarli; serta Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto. (*/dpg)


Komentar