Padang, Arunala.com---Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat menghadirkan terobosan baru dalam peningkatan layanan publik dengan meluncurkan pusat pengaduan jemaah berbasis WhatsApp Center. Inovasi ini ditujukan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan ibadah haji, sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih cepat dan mudah antara jemaah dan pemerintah.
Kepala Kanwil Kemenhaj Sumatera Barat, M. Rifki, menegaskan layanan ini menjadi sarana penting bagi jemaah untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi selama proses penyelenggaraan haji. "Melalui WhatsApp Center ini, jemaah dapat menyampaikan berbagai kendala yang dialami selama proses penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Sumbar," ujarnya.
Peluncuran kanal pengaduan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan yang lebih terbuka dan responsif. Seluruh tahapan penyelenggaraan haji, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan istithaah, pelunasan biaya, pengurusan visa, keberangkatan dari embarkasi Padang, pelaksanaan ibadah di Arab Saudi, hingga kepulangan ke tanah air, dapat dipantau dan dilaporkan melalui layanan tersebut.
Rifki menjelaskan dalam setiap proses perhajian, kemungkinan terjadinya kendala atau kurangnya pemahaman terhadap regulasi tetap ada. Oleh sebab itu, layanan ini diharapkan mampu menjadi solusi sekaligus media edukasi bagi masyarakat. "Artinya, setiap proses perhajian bisa saja mengalami kendala atau kurangnya pemahaman dari masyarakat terhadap berbagai regulasi. Maka masyarakat bisa menggunakan layanan ini untuk meminta penjelasan," katanya.
Selain sebagai media pengaduan, WhatsApp Center ini juga berfungsi sebagai wadah untuk menampung masukan dan apresiasi dari jemaah. Hal ini dinilai penting sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan ke depan. Setiap laporan yang masuk akan direkap dan ditindaklanjuti secara sistematis agar permasalahan dapat segera diatasi.
Menurut Rifki, kehadiran kanal ini juga memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan jemaah serta meningkatkan efisiensi pelayanan. "Setiap pengaduan akan kami respons dan carikan solusinya untuk meningkatkan kualitas layanan," ujarnyanext


Komentar