Padang, Arunala.com - Semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) kembali terlihat dalam aksi kemanusiaan.
Hingga saat ini, bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana berhasil dihimpun dengan total mencapai sekitar 5,2 ton.
Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar Datuak Nan Sati mengatakan, bantuan tersebut berasal dari berbagai elemen masyarakat di Sumbar yang secara sukarela mengumpulkan kebutuhan pokok dan logistik untuk kemudian disalurkan kepada saudara-saudara yang tengah menghadapi musibah.
"Dari total bantuan yang terkumpul, kontribusi masyarakat Gebu Minang mencapai sekitar 3,6 ton. Sementara bantuan yang dihimpun dari kabupaten dan kota di Sumbar mencapai sekitar 1,6 ton," kata Fauzi Bahar, di Padang, Sabtu (22/8/2026).
Ia menerangkan, seluruh bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan ke daerah tujuan. Rencananya, bantuan logistik dari Sumbar akan diberangkatkan secara langsung oleh Gubernur sebagai bagian dari upaya mempercepat distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dengan adanya bantuan itu, Fauzi Bahar menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, pemerintah kabupaten kota, serta berbagai pihak di Sumbar yang telah ikut berkontribusi.
Menurutnya, solidaritas tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus semangat balas budi kemanusiaan.
Masyarakat Sumbar, imbuhnya, pernah merasakan langsung besarnya dukungan dari berbagai daerah ketika menghadapi bencana gempa bumi pada 2009 lalu.
"Kita merasakan betul betapa nikmatnya dulu dibantu orang ketika gempa 2009 silam. Ini bahkan jangankan lima ton rendang, 10 dus sup pun akan kita kejar dulunya," ujar Fauzi Bahar.
Ia menilai kepedulian yang ditunjukkan masyarakat saat ini merupakan bukti kuat bahwa semangat gotong royong dan rasa persaudaraan masih tumbuh di tengah masyarakat Minangkabau.
Bantuan yang terkumpul bukan sekadar persoalan jumlah, tetapi menjadi simbol kepedulian dan solidaritas terhadap sesama yang sedang menghadapi kesulitannext


Komentar