Padang, Arunala.com - Peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatra Barat ke-81 menjadi momentum mengenang sejarah, menghargai pendahulu, sekaligus menatap masa depan yang kian berkemajuan.
Peringatan itu digelar dalam rapat paripurna istimewa di ruang siding Utama Gedung DPRD Sumbar, Kamis (1/10/2026).
Acara semakin khidmat karena dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya serta tokoh Malaysia yang berdarah Minang, Rais Yatim.
Ketua DPRD Sumatra Barat, Muhidi, menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan saat ini merupakan buah kerja keras kolektif dari para tokoh pendahulu.
"Indeks Pembangunan Manusia mengalami peningkatan signifikan, sementara angka kemiskinan dan ketimpangan sosial berhasil ditekan secara bertahap hingga periode ini," kata Muhidi.
Muhidi menekankan pentingnya investasi besar pada sektor sumber daya manusia serta penguatan pelaku UMKM melalui pemanfaatan ekosistem teknologi berbasis digital.
Gubernur Mahyeldi Ansharullah menegaskan momen bersejarah ini sebagai ruang refleksi bersama untuk menghadapi berbagai tantangan proses pembangunan di masa depan.
"Walau pertumbuhan ekonomi sempat melambat, grafik menunjukkan tren positif pada triwulan kedua tahun ini sehingga memicu rasa optimisme seluruh pihak," ucap Mahyeldi.
Melalui perayaan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat bersatu padu menjaga warisan budaya demi mewujudkan wilayah yang lebih mandiri serta tangguh. (cpt)


Komentar