Guru Olahraga Dibekali Pelatihan FMS

Olahraga- 19-10-2021 15:33
Kepala Dinas Dikpora Kota Pariaman, Kanderi saat membuka pelatihan bagi guru-guru olahraga di kota itu, Selasa (19/10). (Dok : Istimewa)
Kepala Dinas Dikpora Kota Pariaman, Kanderi saat membuka pelatihan bagi guru-guru olahraga di kota itu, Selasa (19/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kota Pariaman, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kota setempat mengadakan kegiatan pelatihan keterampilan gerak dasar (FMS) dan identifikasi bakat olahraga.

Kegiatan yang berlangsung beberapa hari itu, diikuti sejumlah guru pendidikan olahraga dari SD dan SLTP se- Kota Pariaman.

Pelatihan yang dimulai Selasa (19/10) itu, langsung diberikan Syahrial Bakhtiar yang merupakan peneliti/pengembang keterampilan gerak dasar (FMS) dan e-Talent Identification in Sport dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (UNP).

Baca Juga

Kepala Dinas Dikpora Kota Pariaman, Kanderi langsung membuka pelatihan tersebut langsung di aula Balaikota Pariaman.

"Untuk meningkatkan kemajuan daerah di bidang olahraga dan prestasi olahraga, perlu adanya pelatihan kepada guru-guru olahraga di kota ini. Pelatihan ini bisa menjadi motivator dan inspirator dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya gerak bagi anak, sekaligus memberikan pembelajaran bagi mereka tentang nilai dan karakter melalui olahraga," kata Kanderi.

Seperti diketahu, sebutnya, ada potensi anak-anak dari sisi akademiknya bagus, ada juga dari sisi non akademiknya yang bagus, dan juga ada ada anak-anak yang memiliki kedua potensi tersebut, yaitu dari sisi akademik dan non akademiknya bagus.

Tapi saat ini semua potensi itu menentukan keberhasilan anak-anak kita dimasa depan, jadi kalau kita di sekolah kita selalu memberikan dorongan dan support kepada anak-anak didik kita untuk bisa mencapai potensi-potensi tersebut baik dari sisi akademik maupun sisi non akademik.

"Karena saat ini dari sisi non akademik tersebut juga telah menjanjikan kehidupan yang lebih baik lagi , apalagi jika memiliki prestasi yang baik di bidang ini," tukas Kanderi.

Sementara itu Syahrial Bakhtiar mengatakan, sejak awal anak-anak harus dibekali dengan keterampilan gerak dasar sebagai modal bagi anak untuk aktif dalam berolahraga. Karena dengan adanya keterampilan gerak dasar akan bisa membantu anak untuk mempelajari berbagai teknik olahraga di kemudian hari.

"Dengan pembelajaran gerak dasar inilah budaya hidup sehat dan aktif bisa menjadi sebuah kebiasaan di tengah-tengah masyarakat, sebagai upaya untuk mengurangi beban negara terhadap permasalahan kesehatan di Indonesia," kata Syahrial Bakhtiar.

Komentar