Riko Papilaya Diciduk Polisi di Kampung Lapai

Metro-154 hit 18-06-2020 21:16
Pelaku pencurian Riko Papilaya menunjukan TKP dari aksi kejahatan yang dilakukannya kepada Polisi seusai di tangkap, Rabu (16/6). (Dok : Istimewa?
Pelaku pencurian Riko Papilaya menunjukan TKP dari aksi kejahatan yang dilakukannya kepada Polisi seusai di tangkap, Rabu (16/6). (Dok : Istimewa?

Penulis: Can | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Spesialis pencurian rumah kos di kawasan Nanggalo Kota Padang, Riko Papilaya (22), berhasil diringkus unit Opsnal Polsek Nanggalo, Rabu (17/6) sekitar pukul 21.30 Wib.

Pelaku dibekuk polisi di kediamannya Jalan Shinta Dahlia Blok S No. 15 Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Turut disita bersama pelaku barang bukti sebuah obeng yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksi pencuriannya.

"Saat akan ditangkap pelaku sempat berusaha kabur lewat belakang rumahnya dengan memanjat pagar. Namun petugas telah mengepung rumah pelaku, dengan mudah meringkus pelaku," ujar Kapolsek Nanggalo AKP Sosmedya, Kamis (18/6).

Baca Juga

Dikatakan Sosmedya, pelaku diketahui telah melakukan aksinya di lima 5 tempat kejadian perkara (TKP) berbeda di wilayah hukum Polsek Nanggalo, yang didasari laporan polisi yang berbeda pula.

"Selain itu, Riko Papilaya juga diketahuinya sebagai pelaku berdasarkan keterangan seorang pemilik rumah kos yang kedapatan melihat pelaku akan masuk ke rumahnya, kemudian korban berteriak hingga pelaku langsung kabur. Selanjutnya pemilik rumah kos melaporkan kejadian tersebut ke Polsek," ungkap Sosmedya.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah kos tersebut, diketahui ciri-ciri pelaku hingga dilakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku yang diketahui masih berada di seputaran Nanggalo.

"Berdasarkan dari hasil penyelidikan ini, anggota Opsnal Polsek Nanggalo yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Nanggalo Ipda Riky Vrama Putra melakukan pengintaian terhadap rumah pelalu, dan didapat pelaku Riko Papilaya berada di dalam kamarnya, dan tim Opsnal Polsek Nanggalo langsung melakukan penangkapan," jelas Sosmedya lagi.

Usai ditangkap, pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Nanggalo untuk proses penyidikan selanjutnya.

"Sementara itu pihak Kami masih melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan barang-barang curian yang diperkirakan telah di jual oleh pelaku ini. Untuk pelaku sendiri akan dikenakan pasal 364 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tutup Sosmedya.

Komentar