Pengelolaan Hotel Novotel bakal Diserahkan ke Pihak Ketiga

Ekonomi- 01-12-2022 16:21
Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Ali Tanjung anggota Komisi III lainnya yakni Zafri Derson dan Albert Hendra Lukman saat konferensi pers soal perkembangan Hotel Novotel Bukittinggi, di DPRD Sumbar, Kamis siang (1/12). (Dok : Istimewa)
Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Ali Tanjung anggota Komisi III lainnya yakni Zafri Derson dan Albert Hendra Lukman saat konferensi pers soal perkembangan Hotel Novotel Bukittinggi, di DPRD Sumbar, Kamis siang (1/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Setelah meminta manajemen Hotel Balairung di Jakarta diminta menaikkan pendapatannya untuk APBD, kini Komisi III DPRD Sumbar juga minta hal yang sama terhadap pengelola Hotel Novotel di Bukittinggi.

Pasalnya, hotel ini berada dibawah naungan BUMD milik Pemprov Sumbar, sehingga pihak Komisi III merasa perlu berikan kontribusi kepada kas daerah.

Seperti disampaikan Ketua Komisi III, Ali Tanjung saat konferensi pers di DPRD Sumbar, Kamis (01/12), menegaskan, DPRD tidak akan pernah berhenti berjuang untuk menaikkan pendapatan APBD Provinsi Sumbar.

Baca Juga

"Setelah meminta pengelolaan Hotel Balairung di Jakarta untuk dikelola oleh pihak ketiga karena tidak pernah memberikan kontribusi pada kas daerah, kali ini giliran Hotel Novotel di Bukittinggi yang meminta pihak pengelola hotel juga dikelola pihak ketiga. Ini ditender saja pengelolaannya, pihak mana saja yang menang silahkan yang penting bisa menguntungkan dan meningkatkan pendapatan APBD Sumbar," kata Ali Tanjung didampingi anggota Komisi III lainnya yakni Zafri Derson dan Albert Hendra Lukman.

Ali Tanjung memaparkan alasan meminta ada pihak ketiga yang mengelola Hotel Novotel Bukittinggi itu, karena tidak maksimal memberikan pendapatan pada kas daerah.

"Saat ini Novotel hanya memberikan pendapatan Rp300 juta per tahun. Menurut kami itu tidak maksimal. Untuk itu kami meminta kepada Pemprov Sumbar agar pengelolaan Novotel serahkan saja ke pihak ketiga agar memberikan pendapatan maksimal bagi daerah," kata Ali Tanjung lagi.

Dia juga meminta pada pimpinan DPRD Sumbar agar buatkan Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas permasalahan Novotel ini agar terang benderang.

"Kami ingin bahas permasalahan Novotel ini secara terbuka dan semua anggota DPRD dan semua fraksi terlibat agar masalah ini terang-benderang karena tujuan kita bukan untuk pribadi tapi untuk kemajuan Sumbar," tegas Ali Tanjung.

Komentar