Minggu Pagi, Ada 112 Pasien Positif Covid-19 di Sumbar

Metro-67 hit 20-09-2020 15:48
Juru bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal. (Dok : Istimewa)
Juru bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal. (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Terhitung Minggu (20/9) sampai pukul 09.00 WIB, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, mendapatkan hasil sementara ada 112 orang pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumbar.

Sementara di saat bersamaan juga didapat ada 55 orang pasien yang sembuh.

Juru bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal melalui keterangan tertulisnya pada Minggu pagi (20/9) menyebutkan didapatnya pasien baru Covid-19 itu berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh penanggungjawab Laboratorium Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc.

Baca Juga

"Ada 3.870 spesimen yang diperiksa dengan rincian sebanyak 3.407 spesimen dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand, dan sebanyak 463 spesimen dari Laboratorium Veteriner Baso Agam," tulis Jasman.

Dia merinci, 112 pasien positif itu tersebar di 11 tempat yakni dari hasil pemeriksaan di Bandara (BIM) diketahui dua orang, Kota Pariaman tiga orang, Kota Padang sebanyak 79 orang.

Setelah itu di Kabupaten Limapuluh Kota satu orang, Kabupaten Agam terdapat empat orang, Kota Bukittinggi terdapat lima orang. Kemudian di Kota Payakumbuh lima orang, Kabupaten Pasaman Barat empat orang.

Selanjutnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai didapat tiga orang, Kota Padang Panjang tiga orang, Kota Solok dua orang, dan terakhir di Kabupaten Padang Pariaman satu orang.

Perubahan Zonasi

Hal lain disampaikan Jasman Rizal, berdasarkan evaluasi dan perhitungan dari 15 indikator Kesmas, terjadi perobahan zonasi daerah.

"Zonasi daerah ini mulai berlaku tanggal 20 - 26 September 2020. Pada tanggal 27 September akan diumumkan lagi status zona daerah berdasarkan indikator yang telah ditetapkan," kata Jasman Rizal.

Dirinya menerangkan, zonasi daerah pada minggu ke-28 (20 - 26 September) adalah: Zona Merah (Resiko Tinggi) ada di dua daerah yakni Kota Padang dan Kabupaten Agam.

Untuk Zona Orange (Resiko Sedang) terdapat pada sembilan daerah yaitu, Kota Bukittinggi, Kota Payokumbuah, Kota Sawahlunto, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pesisir Selatan.

Lalu Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Dharmasraya.

Bagi Zona Kuning (Resiko Rendah) terdapat di sembilan daerah terdapat di Kota Padang Panjang, Kota Solok, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok Selatan.

"Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-28 ini, kita berharap kabupaten kota dapat menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona," imbau Jasman.

Hal ini, lanjut dia bertujuan agar penyebaran Covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.

"Untuk keterangan lebih rinci dan jika ada perkembangan dan data lebih lanjut setelah pelacakan dengan rumah sakit pengirim sampel spesimen, nanti sore kami akan perbaiki dan umumkan di situs resmi pemprov Sumbar, yaitu di https://www.sumbarprov.go.id/," kata Jasman Rizal. (rel)

Komentar