Kapolresta Minta Pendukung Paslon Tidak Berkerumun

Metro-65 hit 24-09-2020 15:57
Kapolresta Padang AKBP Imran Amir saat beri imbauan agar pendukung Paslon tidak berkerumun guna cegah penyebaran Covid-19, Kamis (24/9). (Foto : Amz)
Kapolresta Padang AKBP Imran Amir saat beri imbauan agar pendukung Paslon tidak berkerumun guna cegah penyebaran Covid-19, Kamis (24/9). (Foto : Amz)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Kehadiran para pendukung pasangan calon dan warga yang berkumpul di tempat acara rapat pleno terbuka pengundian nomor urut yang dilakukan KPU Sumbar, Kamis (24/9) di Hotel Grand Inna Padang, dapat perhatian serius dari Kapolresta Padang AKBP Imran Amir.

Menggunakan alat pengeras suara, Kapolresta ini meminta para pendukung Paslon itu untuk tidak berkumpul atau berkerumun di tempat itu.

"Saya sebagai Kapolresta Padang mengimbau para pendukung Paslon yang hadir di tempat acara pengundian nomor ini untuk mematuhin protkol kesehatan," ujar Imran Amir mengawali imbauannya.

Baca Juga

Dia menerangkan, saat ini penyebaran wabah Covid-19 di Sumbar, khususnya Kota Padang cukup tinggi. Setidaknya hari ini ada 124 orang warga di Sumbar yang terkonfirmasi positif.

"Makanya untuk mencegah penyebaran, saya mohon rekan-rekan untuk tidak berkerumun. Selain itu tidak ada arak-arakan maupun konvoi-konvoian," kata Imran Amir lagi.

Dirinya juga meminta semua yang berkumpul itu untuk membubarkan diri.

"Patuhi protokol kesehatan, apabila imbauan ini tidak juga diacuhkan, jangan salahkan kami apabila berhadapan dengan teman-teman semua," tegas Imran Amir lagi.

Nyatanya imbauan Kapolresta Padang itu diindahkan para tamu dan juga para pendukung masing-masing paslon.

Buktinya, kerumuman yang sebelumnya terlihat di beberapa titik di tempat acara pengundian nomor urut calon itu mulai membubarkan diri secara teratur.

Komentar