Padang, Arunala - Jumlah tim penyusun materi debat calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar, yang mengundurkan diri bertambah lagi.
Sebelumnya hanya dua orang yakni mantan Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesian Corruption Watch (ICW), Donal Fariz dan mantan Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febridiansyah.
Namun kini anggota tim yang mundur tambah satu orang lagi yakni Guru besar Unand, Prof Helmi.
Mundurnya tiga anggota tim penyusun materi debat gubernur dan wakil gubernur itu dibenarkan Ketua KPU Sumbar terpilih Yanuk Sri Mulyani seperti yang dikutip dari valora.co.id, Jumat (20/11).
"Betul, Prof Helmi memang mundur dari tim penyusun materi debat. Sebelumnya beliau masuk salah seorang tim, tapi beliau sudah mengundurkan diri sekarang," ungkap Yanuk Sri Mulyani.
Mundur jadi tim perumus materi debat, juga dilakukan Mantan Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febridiansyah. Dia diminta jadi salah seorang anggota tim perumus materi debat pemilihan bupati dan wakil bupati oleh KPU Tanahdatar.
Sementara dalam siaran pers yang diterima, baik Febri maupun Donal menyebutkan, pengunduran diri mereka sebagai bentuk perwujudan prinsip-prinsip politik berintegritas.
"Kami berkomitmen untuk mencegah sejak awal potensi terjadinya konflik kepentingan (conflict of interest) atau setidaknya menjaga kepatutan dan mitigasi risiko di masa akan datang terkait posisi kami saat ini," ungkap Donal dalam siaran persnya yang diterima Kamis (19/11).
Diketahui, Donal dan Febri merupakan kuasa hukum Calon Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Dasril Panin Datuk Labuan (SR-Labuan).
Pascamundur dari jabatannya masing-masing, Donal dan Febri diketahui mendirikan kantor hukum bernama Visi Integritas.
Dalam siaran pers yang juga melampirkan surat pengunduran itu, Donal mengundurkan diri dalam surat tertanggal 17 November 2020.
Sedangkan Febridiansyah, mengundurkan diri melalui surat tertanggal 19 November 2020. next


Komentar