Padang, Arunala - Untuk kesekian kalinya KPU Sumbar mensosialisasikan Pilkada serentak 2020 kepada kelompok Disabilitas.
Kali ini sosialisasi menyasar kelompok tuna rungu yang tergabung dalam Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Sumbar yang diadakan di Padang, Sabtu (28/11).
"Kami cukup tersanjung dengan sosialisasi terkait Pilkada serentak 2020 dari Sumbar, walau sesungguhnya kami sangat sedikit sekali mendapat informasi soal pilkada serentak 2020 yang diselenggarakan nanti," ungkap Ketua DPD Gerkatin Sumbar, Feri Naldi kepada arunala.com usai pelaksanaan sosialisasi hari itu.
Dia menyebutkan untuk sosialiasi pemilihan serentak ini belum maksimal dirasakan oleh penyandang Disabilitas dalam pemilihan gubernur maupun pemilihan bupati dan wali kota.
"Terus terang kami memang butuh informasi itu, supaya hak politik kelompok Disabilatas khususnya tunarungu bisa diberikan saat pemilihan nanti," ujar pria yang juga aktivis Disabilitas Sumbar ini.
Selain KPU Sumbar, sebut dia, untuk sosialisasi pilkada untuk tunarungu harusnya juga dilakukan oleh KPU kabupaten kota. Dan dalam sosialisasi itu, bisa berkoordinasi dengan pihaknya, sehingga penyandang disabilitas terutama tuna rungu tidak kebingungan ketika berada di TPS.
"Sebab belum semua dari pihak KPU itu yang mengerti atau bisa bahasa isyarat karena pemilih yang tunarungu sangat membutuhkan penerjemah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) agar hak pilihnya bisa tersalurkan," tukas Feri Naldi.
Feri menambahkan, di Sumbar saat ini ada empat macam kelompol Disabilitas yang ada di Sumbar, yakni tunadaksa, tunagrahita, tunanetra, dan tunawicara (tunarungu).
Masing-masing kelompok itu, memang butuh akses untuk bisa memilih di bilik suara. Misalnya aksesbilitas fisik bagi kelompok tunadaksa.
"Tempatkan TPS di lokasi yang rata, tidak bertangga, tidak berbatu, tidak berumput tebal, tidak melompati parit. Lalu lebar pintu masuk TPS sebesar 90 cm untuk memberi akses gerak pengguna kursi roda. Selain itu ukuran tinggi meja di bilik suara 75 cm dan berongga. Tinggi meja kotak suara 35 cm agar mudah dijangkau oleh pengguna kursi roda," urai Feri Naldinext


Komentar