Peringati Hari Lingkungan Hidup se Dunia: Asobsi Padang Gelar Jalan Sehat Peduli Bumi

Metro- 07-06-2022 20:52
Pengurus dan anggota DPD Asobsi Kota Padang saat peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dengan acara jalan sehat dan aksi peduli bumi, Selasa (7/6). (Dok : Istimewa)
Pengurus dan anggota DPD Asobsi Kota Padang saat peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dengan acara jalan sehat dan aksi peduli bumi, Selasa (7/6). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi) Kota Padang memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dengan acara jalan sehat dan aksi peduli bumi, Selasa (7/6).

Jalan sehat yang diadakan DPD Asobsi Padang ini diikuti 19 dari 29 Bank Sampah yang ada di Kota Padang. Ketua DPD Asobsi Kota Padang, Hendra Feddy, menyebutkan, kegiatan jalan sehat yang mereka adakan itu yakni berolah raga jalan sehat sambil memungut dan memilah sampah yang ditemui, baik yang bernilai ekonomi maupun yang tidak bernilai, sampah ditempatkan dalam dua wadah berbeda.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, baik bagi anggota/peserta jalan sehat maupun bagi lingkungan di lokasi kegiatan," kata Hendra Feddy kepada media di sela-sela kegiatan, Selasa (7/6) itu.

Dia mengatakan, aksi pungut sampah saat kegiatan jalan sehat Asobsi itu, setidaknya memperlihatkan rasa kepedulian asosiasinya terhadap lingkungan.

"Lebih dari itu, kami juga mengajak masyarakat untuk memiliki kepedulian dan kesadaran untuk menjaga bumi, dalam hal ini lingkungan dan alam tempat kita hidup dan berkehidupan. Bumi kita yang hanya satu ini, perlu dijaga kelestariannya untuk kehidupan sekarang dan yang akan datang," ujar Hendra Feddy.

Dia memaparkan, jalan sehat ini dimulai pukul 06.30 WIB dari Tugu Elo Pukek dan berakhir di Taman Pantai Puruih Cimpago.

Sepanjang perjalanan, peserta juga memungut sampah yang ditemui dan mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah.

"Dari hasil dari kegiatan hari ini, dapat diketahui bahwa sampah yang terkumpul memang tidak terlalu banyak. Namun dengan masih ditemuinya sampah setelah kawasan disapu oleh petugas, menandakan perilaku masyarakat masih memerlukan edukasi," jelas Hendra.

Hendra menambahkan, peserta juga menemui sampah terselip di sela sela batu grib dan sekitar pantai. Sampah yang ditemui langsung dipungut, dipilah dan dikumpul dalam karung.

"Ini menandakan masih ada warga masyarakat yang tidak memiliki kepedulian terhadap pengelolaan sampah yang dihasilkannya. Sepanjang rute perjalanan, tim jalan sehat Asobsi secara terus menerus mengedukasi masyarakat, melalui sosialisasi persuasif dengan himbauan melalui pengeras suara (Toa)," tutur Ketua RW di Kelurahan Ulak Karang Selatan itunext

Komentar