Luncurkan Program Kalimuntiang Tanggulangi Stunting: Upertis Padang Gandeng Masyarakat Koto Tangah

Metro- 04-04-2023 22:33
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Padang, Edi Hasymi dan Rektor Upertis Padang pukul gong saat peluncuran progam Kalimutiang, di Kampus Upertis Padang, Selasa (4/4). (Dok : Istimewa)
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Padang, Edi Hasymi dan Rektor Upertis Padang pukul gong saat peluncuran progam Kalimutiang, di Kampus Upertis Padang, Selasa (4/4). (Dok : Istimewa)

.

Pemko Padang, lanjutnya, tidak mau main-main dengan penanggulangan stunting ini. Tiga instansi dan lembaga, yakni Dinas Kesehatan, UPT KB dan BKKBN berkolaborasi untuk program penanggulangan stunting di Kota Padang.

Akibat stunting ini, kata Edi lagi, bukan sekadar kurang gizi semata. Stunting akan memengaruhi kemampuan otak, IQ menjadi rendah.

Kemudian anak mudah mendapatkan penyakit karena imun yang lemah. Maka akan muncul generasi yang sakit-sakitan.

Menyikapi itu, dituturkan Edi, Pemko Padang ingin menghabiskan stunting, dan pihaknya telah mendirikan Rumah Gizi, serta memberikan penyuluhan-penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan pada anak-anak, ibu hamil dan calon pengantin.

"Bahkan pada tahun 2023 ini, uang operasional kader-kader posyandu ditingkatkan dari Rp40 ribu menjadi Rp100 ribu," terang Edi Hasymi.

Pada kesempatan itu, selain peluncuran program Kalimuntiang, dilakukan pula acara penandatanganan kerjasama antara Dinas Kesehatan Kota Padang dengan Fakultas Ilmu Kesehatan Upertis, serta penyerahan dana operasional triwulan I tahun 2023 untuk RT RW dan posyandu se Kecamatan Koto Tangah.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor 1 Upertis Ns Yaslina, SKep, MSpKom, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Upertis Dr ret.nat Ikhwan Resmala Sudji, MSi, Ketua Panitia Adhock Program Kalimuntiang Upertis Betti Rosita, MSi dan Reni Rahmawati, SE, Guru Besar Upertis Prof Dr Suryani, MSi, Kadinas Kesehatan Padang dr Srikurnia Yati, dan Plt Camat Koto Tangah Erwin M.

Kemudian hadir juga dari Bappeda Padang, Dinas Kesehatan, Dukcapil, Kominfo, Forkopimca, lurah se Kecamatan Koto Tangah, pengurus RT RW, kader Posyandu, dosen dan mahasiswa Upertis, serta tokoh-tokoh masyarakat Koto Tangah. (cpt/*)

Komentar