Ruas Jalan Penghubung Dua Nagari Kecamatan V Koto Timur Amblas

Metro- 11-03-2023 14:46
Kondisi ruas jalan yang amblas anatar Nagari Kudu Gantiang dan Nagari Gunuang Padang Alai Kecamatan V Koto Timur, Sabtu (11/3). (Dok : Istimewa)
Kondisi ruas jalan yang amblas anatar Nagari Kudu Gantiang dan Nagari Gunuang Padang Alai Kecamatan V Koto Timur, Sabtu (11/3). (Dok : Istimewa)

Padangpariaman, Arunala.com - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan segera memperbaiki ruas jalan Lakuak Landia dan Lakuak Uba Nagari Kudu Gantiang dan Nagari Gunuang Padang Alai Kecamatan V Koto Timur yang amblas karena longsor kemarin Sabtu (11/3) dini hari.

Kepala Dinas PUPR, El Abdes Marsyam mengatakan, hal ini untuk mengatasi dengan segera agar aktivitas perekonomian warga tetap lancar. Sesuai arahan Bupati katanya, telah disepakati oleh pimpinan untuk menggunakan dana tanggap darurat atau Belanja Tak Terduga (BTT).

"Sekarang dalam penyelesaian lahan masyarakat yang terdampak untuk penanganannya dan memulai pengerjaan," ungkap Abdes saat meninjau lokasi jalan yang amblas tersebut bersama jajaran beberapa jam setelah kejadian, Sabtu itu.

El Abdes menambahkan, dia berkeyakinan bahwa perbaikan jalan tersebut bisa dimulai pelaksanaannya secepat mungkin dengan menggunakan dana tanggap darurat tersebut. Akan tetapi katanya, BTT itu tidak bisa digunakan untuk pembebasan lahan termasuk penggantian tanaman yang ada di atasnya.

"Perlu juga diketahui, BTT tidak boleh untuk ganti rugi, makanya kami harapkan juga peran serta dan kerja sama masyarakat terutama pemilik lahan yang terdampak," katanya berharap.

Kemudian berdasarkan pantauannya, dia menjelaskan, amblasnya ruas jalan Lakuak Landia ini disamping karena curah hujan yang tinggi juga dipicu kondisi tanah yang labil. Terlebih katanya, badan jalan itu berada di lereng bukit, karena tebingnya mengalami longsor sehingga beberapa meter badan jalan juga ikut amblas ke dalam jurang.

Maka dari itu terangnya, penanganannya akan berbeda, ruas jalan yang akan dibangun lebarnya berbeda dengan kondisi awalnya. Untuk itulah dia berharap kepada masyarakat untuk bersabar.

"Disamping itu, selama pengerjaan perbaikan akan dibangun jalur alternatif agar masyarakat tetap bisa menempuh jalur tersebut untuk beraktivitas menuju Kota Pariaman atau ke Pusat Ibukota Kabupaten di Parit Malintang," jelas Abdes menambahkannext

Komentar