.
Ia menekankan, disamping pendidikan umum, kita juga harus tingkatkan pendidikan keagamaan. Dimana program unggulan Pemko Pariaman dibidang pendidikan islam ialah pembangunan pusat pendidikan Al-Quran (Read Al-Quran Centre), pengembangan pendidikan Non Formal MDA (tingkat SD), MDW (tingkat SLTP) dan MDU (tingkat SLTA) dan program Maghrib Mengaji dan Subuh Mubarokah.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pariaman, Harpen Agus Bulyandi mengatakan, terkait adat dan budaya, budaya pakaian orang minang itu seperti baju taluak balango untuk laki-laki dan baju kuruang untuk perempuan yang sama halnya dengan pakaian seorang muslim dan muslimah.
Alasan DPRD membuat Perda inisiatif ini ialah agar pakaian adat tersebut dapat digunakan oleh ASN, Forkopimda dan masyarakat Kota Pariaman dalam satu minggu bekerja.
"Nanti kita minta juga seluruh sekolah yang ada di Kota Pariaman untuk memakai baju taluak balango dan baju kuruang ini yang menjadi ciri khas kita, bayangkan ribuan penjahit yang ada di kampung-kampung akan sejahtera dengan adanya pesanan dari setiap sekolah untuk memakai baju adat ini ," imbuhnya.
"Contohnya saja seperti daerah Bali, yang mempertahankan pakaian adat Bali dalam keseharian mereka. Kalau bukan kita yang melestarian budaya kita sendiri lantas siapa lagi ," tutup pria yang akrab disapa Andi Cover tersebut. (cpt/*)


Komentar