Padang, Arunala.com - Dinas, Kominfotik Sumbar bersama Komisi Informasi (KI) Sumbar, menggelar rapat persiapan monitoring dan evaluasi (monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2023, di ruang Command Center lantai II kantor dinas itu, Selasa (25/7).
Pada rapat yang dipimpin Kepala Dinas, Kominfotik Sumbar, Siti Aisyah, tampak hadir Ketua KI Sumbar Nofal Wiska didampingi Waka KI Sumbar Arif Yumardi, Ketua Monev KI Sumbar 2023, Tanti Endang Lestari dan Komisioner KI Sumbar Adrian Tuswandi.
Di sisi Diskominfotik Sumbar sendiri juga hadir Kabid IKP Indra Sukma, Kabid Aptika Lisda dan staf.
Ketua KI Sumbar, Nofal Wiska menyebutkan, pelaksanaan monev tahun ini semula dijadwal Juli, tapi karena ada kendala dan butuh persiapan maksimal.
Monev ini bertujuan memotret penerapan keterbukaan informasi publik badan publik pada 11 kategori, akan tetapi pelaksanaannya digeser ke minggu kedua Agustus 2023," ujar Nofal Wiska.
Sedangkan Kadis Kominfotik Sumbar, Siti Aisyah merespon cepat apa yang akan dilaksanakan KI Sumbar ini, serta minta jajarannya untuk memfasilitasi segera aplikasi e-Monev Badan Publik yang dilakukan KI Sumbar.
"Segerakan itu, karena setahu saya e-Monev ini, KI Sumbar pioneer di seluruh Indonesia," ujarnya.
Selain itu Aisyah pun menekankan kepada KI Sumbar Monev 2023 ini harus tidak ada protes.
"Jangan hasil Monev sampai menimbulkan pro kontra di badan publik. Saya minta indikator dan variabel Monev KI Sumbar ini jelas dan clear and clean," kata Aisyah.
Monev KI Sumbar 2023 ke Badan Publik dilakukan oleh KI Sumbar periode kedua dengan SK perpanjangan.
"Sehingga itu tim teknis Monev ini harus solid, karena bisa saja diproses Monev terjadi pelantikan KI Sumbar periode ke 3," ujar Adrian Tuswandi.(cpt/*)


Komentar