Disbud Sumbar Meriahkan HUT ke-78 Sumbar: 2-6 Oktober Pagelaran Seni dan Budaya Digelar

Metro- 29-09-2023 20:05
Kadis Kebudayaan Sumbar Syaifullah saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Kebudayaan Sumbar, Jumat (29/9). (Foto : Fajril)
Kadis Kebudayaan Sumbar Syaifullah saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Kebudayaan Sumbar, Jumat (29/9). (Foto : Fajril)

Padang, Arunala.com - Dinas Kebudayaan Sumbar mengadakan Pagelaran Seni dan Budaya mulai 2 sampai 6 Oktober. Kegiatan yang dipusatkan di kompleks Gedung Kebudayaan Sumbar itu dalam rangka memeriahkan HUT ke-78 Sumbar.

Ada pun rangkaian kegiatannya yakni penyerahan Anugerah Kebudayaan Sumatera Barat 2023. Penghargaan ini bakal diserahkan saat Rapat Paripurna HUT ke-78 Sumbar di DPRD Sumbar pada 1 Oktober.

Pertunjukkan Seni Tradisi berupa talempong kayu, tari piring, randai, tari betawi (DKI Jakarta) dan seni mentawai.

Kemudian Pertunjukkan Seni Kreasi dan Kontemporer berupa Darak Badarak, Ganggam Tari Kontemporer, Solo Biola, Salingka Art dan Komunitas Sanggar Tari. Pameran Seni Rupa "Rona Budaya" oleh 31 seniman.

Penerbitan buku hasil workshop sastra, Workshop Content Creator, Workshop Seni Budaya, Seminar dan Diskusi Seni Budaya. Festival Teater Remaja, Lomba Fotografi, Lomba Pemusik Jalanan serta Bazar Kuliner dan UMKM.

"Pagelaran Seni dan Budaya ini bertujuan untuk menggambarkan perkembangan kultural terutama keragaman seni budaya tradisi. Sekaligus memperlihatkan capaian kreativitas dalam pengembangan budaya lokal. Seperti ekonomi kreatif, pertunjukkan dan literasi," kata Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah didampingi Kepala UPTD Taman Budaya Supriyadi kepada wartawan, Jumat (29/9).

Ia mengatakan, pagelaran seni dan budaya ini mengusung tema Rona Budaya. Dimana memberi ruang silaturahmi dan apresiasi bagi masyarakat dan pelaku seni budaya untuk menjalin komunikasi kreatif berkenaan dengan produk dan atraksi yang relevan dan nilai-nilai kehidupan.

"Lewat pagelaran ini, kami memberi fasilitas kepada pelaku seni kreatif untuk mengembangkan potensi entrepreneurship kepada kebudayaan. Sekaligus meningkatkan akses kepada masyarakat untuk memanfaatkan ekonomi kreatif di Sumbar," tutur Syaifullah.

Ia mengajak masyarakat Sumbar khususnya Kota Padang menyaksikan seni pertunjukan dan beragam lomba serta penampikan kesenian. Baik itu kesenian tradisional dan kesenian kontemporer.

"Sehingga kegiatan diadakan ini makin semarak tentunya," tukasnya. (ril)

Komentar