.
Nabi Muhammad itu, kata Kiai Said mempunyai cita-cita yang besar dan selalu jujur. "Muhammad komit dengan janji-janjinya dan berakhlak mulia," tuturnya.
Said Aqil juga mengatakan manusia mempunyai dua hawa nafsu. Pertama adalah nafsu yang berkaitan dengan ambisi tertentu yang disebut hawa nafsu ghodhobiyah.
"Orang yang punya ambisi ingin jadi apapun, itu namanya ghodhobiyah-nya sedang berperan. Tapi kalau niatnya baik, caranya baik, visi-misinya baik maka namanya bukan nafsu ghodhobiyah, tapi namanya himmah, cita-cita," tutur mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini.
Kedua, menurut Kiai Said adalah nafsu sahwatiyah. Misalnya keinginan untuk menjadi kaya, hidup mewah, punya rumah megah dan uang banyak. "Itu boleh, asalnya niatnya baik, caranya baik, tujuannya baik. Kita harus kaya, tapi niatnya harus baik, cara baik, tujuan baik. Kalau sudah demikian, namanya bukan syahwatiyah, tapi azimah," tukasnya.(ril)
Halaman 12


Komentar