Agam, Arunala.com—Mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Andalas (Unand) melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Ampek Koto Palembayan, Kabupaten Agam beberapa waktu lalu. Program yang dilakukan oleh para mahasiswa selama pengabdian mendapat apresiasi dari wali nagari dan masyarakat setempat.
"Nagari ini memiliki banyak potensi dalam meningkatkan nilai ekonomi (added value) bagi masyarakat nagari. Makanya, kami memilih nagari ini sebagai lokasi KKN sekaligus pengabdian masyarakat," kata Ketua Pelaksana Program Pengabdian Masyarakat Unand, Haiyyu Darman Moenir SIP MSi kepada Arunala.com, Senin (16/10).
Haiyyu menyebutkan ada beberapa program yang dilakukan mahasiswa yang manfaatnya bisa dinikmati masyarakat nagari tersebut. Di antaranya, pengolahan gula aren menjadi gula semut memiliki nilai ekonominya tambah tinggi. Kemudian workshop pembuatan pupuk dari limbah organik.
"Mahasiswa juga memberikan pelatihan kepada petani setempat tentang cara membuat silase yang baik dan efisien. Dengan harapan ada peningkatan produksi ternak dan pendapatan petani, serta peningkatan kualitas produk ternak," ungkapnya.
Ia berharap dengan pengabdian mahasiswa aini dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan produk hasil alam melalui pemberian nilai tambah pada produk.
"Termasuk juga cara pemasaran produk ke e-commerce," tukas Haiyyu.
Dosen Hubungan Internasional ini menambahkan terlaksananya program pengabdian ini tidak lain dan tidak bukan karena bantuan dari mahasiswa KKN Unand dan dukungan wali nagari Ampek Koto Palembayan.
"Program pengabdian yang kami adakan di nagari tersebut dihadiri 30 peserta dari seluruh jorong di Ampek Koto Palembayan. Peserta ini merupakan perwakilan dari pelaku bisnis yang menggerakkan roda perekonomian di Ampek Koto Palembayan," tukas Haiyyu. (cpt)


Komentar