.
Ia mengatakan pada penyaringan atau pemilihan di tingkat SAU akan diiikuti 63 dari 69 anggota senat. Dikarenakan ada enam anggota senat yang ikut menjadi bakal calon rektor dalam Pemilihan Rektor.
"Cara pemilihannya one man one vote (satu orang satu suara)," sebut Febrin.
Dari penyaringan oleh SAU ini, tutur Febrin, akan tersaring atau terpilih tiga calon rektor. Dan penetapan calon rektor itu akan dilakukan pada 20 Oktober. "Ketiga calon rektor yang ditetapkan akan dipilih oleh Majelis Wali Amanat," sebut Febrin Anas.
Tahapan selanjutnya pemilihan calon rektor menjadi rektor oleh Majelis Wali Amanat. Tahapan tersebut dilakukan pada 31 Oktober oleh 17 MWA termasuk di dalamnya Mendikbud Ristek RI.
"Mendikbud memiliki sembilan suara. Sementara anggota MWA lainnya memiliki 16 suara. Totalnya sebanyak 25 suara," katanya.
Ia mengatakan raihan suara terbanyak akan ditetapkan oleh MWA sebagai rektor Unand.
"Dan akan dilakukan pelantikan pada 24 November mendatang," ungkap Febrin Anas.
Diketahui sebelumnya, dari hasil tahap penjaringan di tingkat dosen pada 3 Oktober lalu, Dr Ing Uyung Gatot S Dinata MT berhasil memperoleh suara terbanyak yakni 426 suara.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Unand tersebut mengungguli Efa Yonnedi SE MPPM Akt PhD CA CRGP yang mendapatkan 409 suara dan Prof Ikhwana Elfitri ST MT PhD 263 suara. (ril)
Halaman 12


Komentar